Google
 
Sunday, November 01, 2009
Baru Kamu Yang Membuat,
Baru kamu yang membuat, aku bersyukur kenapa aku di lahirkan, kenapa aku harus berkarya, kenapa aku manusia terpilih yang harus menjalani ini semua,

Baru kamu yang membuat, aku kembali bergairah menyusun rencana masa depan, setelah pernah jatuh bangun merasakan yang terjadi di titik zero,

Baru kamu yang membuat, aku terus menjaga laju kendaraanku berlangsung konstan terkendali, agar aku selalu selamat sampai ke rumah dan bisa menyapamu,

Baru kamu yang membuat, aku menyeka air di ujung mataku dengan tegar dan kembali tersenyum, lalu melanjutkan pekerjaanku kembali ketika sebelumnya atasan menegurku dengan keras,

Baru kamu yang membuat, aku mampu menjalani awal bulan yang berat karena kejaran deadline yang menguras seluruh energi dan fikiranku,

Baru kamu yang membuat, semangat bekerjaku kembali menyala, ketika kejenuhan melandaku, dan kemalasan membuaiku,

Baru kamu yang membuat, aku melupakan kesenangan-kesenangan semuku, dan berusaha memenuhi apa inginmu,

Baru kamu yang membuat, aku bertobat, dan berharap agar kamu tak terkena imbas akan dosaku di masa lalu,

Baru kamu yang membuat, selalu ada mimpi indah masa depan di benakku, antara kamu dan aku, dalam bilik impian kita,

Baru kamu yang membuat, dalam lelahku, aku selalu bersabar menjawab semua pertanyaan ingin taumu, medengarkan segala ceritamu, dan memijitmu dengan penuh kasih sayang,

Baru kamu yang membuat, aku dapat bersikap *berusaha untuk* tenang dalam menghadapi semua masalah yang terjadi,

Baru kamu yang membuat, aku tahu bagaimana genggaman tangan mungilmu selalu menguatkan pijakan langkahku hidup beriringan denganmu,

Baru kamu yang membuat, aku sanggup terbangun, menatap wajah lelapmu, dan mendoakan ratusan doa indah buatmu,

Baru kamu yang membuat, aku akan selalu siap merentangkan tanganku, memasang tubuhku, untuk selalu melindungimu,

Baru kamu yang membuat, seakan aku adalah manusia yang sangat berharga dalam hidupmu, yang selalu kau cium dan kau dekap ketika tidur,

Baru kamu yang membuat, aku benar-benar merasakan suatu cinta sejati yang benar-benar ikhlas, tanpa perlu aku mengikuti pelatihan quantum ikhlas yang harganya selangit,

Baru kamu yang membuat, aku yang tak sempurna, berubah menjadi superhero yang selalu kamu butuhkan, kau rindukan dan kau tangisi ketika aku pergi,

Baru kamu yang membuat, aku beranggapan anak-anak adalah sekumpulan kupu-kupu mungil yang suci, dimana hatimu ada dalam hati mereka, dan matamu ada dalam mata mereka,

Baru kamu yang membuat, dimana hatiku sudah terasa penuh olehmu,

Baru kamu yang membuat, aku seromantis barbara cartland ketika menuliskan semua ini…



Dan baru kamu yang membuat, segala sesuatunya indah dan sangat berharga…Putriku Tercinta,…



Okt 09

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 3:00 PM ¤ Permalink ¤ 3 comments
Wednesday, July 01, 2009
Surat dan Puisi Buat Mami...
Mami, aku sayang sama Mami
Soalnya, Mami dah capek-capek pulang kerja,
Sama kalau pulang masih main komputer, lama banget kan..
Pulangnya Mami juga malam, makanya aku sayang sama Mami,
Jadinya 2 kali deh kerjanya...
Aku sayang banget sama Mami,
Mami kan udah beliin aku sepatu, jadinya aku sayang banget sama Mami,
Mami juga sayang sama aku,
Mami juga dah beliin pensil.
I love you Mom...
baca yah...


Love,


Baby


PUISI DARI BABY,


"Mami itu adalah kupu-kupu,
Seekor kupu-kupu yang pintar,
Dia juga cantik,
Dia juga senang madu,
Aku juga senang dia..."

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:53 PM ¤ Permalink ¤ 14 comments
Thursday, June 18, 2009
Sebel euy
Sebel banget ama sinetron dan sitkom Indo. Saya ini terhitung jarang atau malah ga pernah nonton sinetron di tv, tapi karena teman-teman kantor tiap datang ke ruangan, atau sewaktu makan siang, yang diomongin cerita sinetron, lama-lama sayanya jadi hapal, hiks.
Sampai di rumah pengen santai, eh si kecil malah sukanya nonton sitkom...dugh...

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:27 PM ¤ Permalink ¤ 8 comments
Tuesday, June 16, 2009
Lelaki Kemarin Sore
Kau datang tanpa bisa kusangka,
Selalu begitu...
Kau pergi sebelum hujan mereda,
Tanpa sempat terkecup basah keningmu...
Tanpa sempat kuhapus rintik yang tersisa di dahimu...
Namun,
Aroma basahmu tetap membekas sampai kemarau tiba

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 8:27 PM ¤ Permalink ¤ 0 comments
Anakku Yang Istimewa
Sudah lama saya gak pernah membuka laptop saya, internet hanya saya lakukan via HP...namun pagi ini ketika saya ingin mengerjakan review, saya sedikit terperanjat ketika menemukan kertas yang terlipat di dalam laptop. Pastilah anak saya menulis sepucuk surat lagi untuk saya...Dan inilah isinya...

"Mami, aku sayang sama mami, soalnya aku kasian sama mami, Ya Allah...mudah-mudahan mamiku punya rezeki, nah...makanya aku sayang banget sama mami. I love mother, thanks."

Sepucuk surat yang pendek, namun sudah menunjukkan betapa anakku adalah anak yang istimewa (setidaknya untukku), dia memiliki kecerdasan emosional dan empati yang tinggi...
Dia memang belum memberikan hadiah yang berupa materi, namun berpuluh2 surat dan puisi yang sudah dia kirimkan ke saya dan begitupun juga dia sendiri adalah hadiah yang sangat tak ternilai bagi saya. Dan alhamdulillah, dia pun sangat cerdas di sekolah...

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 4:49 AM ¤ Permalink ¤ 2 comments
Kasus nya Cici Faramida
Banyak opini yang menyertai kasus KDRT yang sedang di alami penyanyi dangdut cantik ini, namun saya tak ingin berkata banyak hal, saya hanya ikut prihatin, karena ternyata KDRT masih sering terjadi dan bisa menimpa siapa saja, bahkan seperti jargon nya tolak angin sido muncul, orang pintar saja...kena *sorry, saya plesetin sedikit*...dan bertambah yakin pada apa yang selama ini memang saya yakini, bahwa siapa yang menanam benih keburukan, dia akan menuai hasilnya...

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 4:45 AM ¤ Permalink ¤ 0 comments
Thursday, June 11, 2009
Kangen
Aku sedang di kantor, dan kangen banget ama anakku di rumah..
Nak,aku rindu merajut benang cinta denganmu..

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 1:31 PM ¤ Permalink ¤ 0 comments
Wednesday, June 10, 2009
Bagaimana kelanjutan kasus Antasari Azhar?
Apakah benar ada skenario politik terselubung di balik kasus AA?
Mengapa kasus ini sepertinya terkubur begitu saja di balik gempita euforia kaburnya Manohara dan bebasnya Prita...
Padahal kasus tersebut sudah menelan korban, yang mungkin merupakan salah satu kunci penting bagi kasus kakap lainnya...
Dan saksi kunci lain yang seolah-olah disamarkan keberadaannya atau mungkin....identitas nyatanya...
Ah, semakin pelik Indonesia ini...
Dan aku seolah terperangkap di sini, tanpa bisa berganti negeri...

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 9:19 PM ¤ Permalink ¤ 0 comments