Google
 
Tuesday, July 20, 2010
Sketch of Love






















Its our prewedding pictures before editing process....There are about hundred photos taken by Hyudee, our photografer, this location is on Brux the Bistro, its really nice spot in Semarang....and all of these shoots spent about 2,5 hours.... :)


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:13 AM ¤ Permalink ¤ 9 comments
Wednesday, July 07, 2010
Two Days Left

Dia memang bukanlah cinta pertamaku...

Bukan juga pria pertama yg menjadi suamiku...

Namun aku sangat yakin, dia adalah cinta dan suami terakhirku...dan hanya dia yg kuinginkan...

Membawaku menuju surga...


(i love you Bi...)


2 Hari menjelang lamaran dan syukuran ultah anak kami yang ke 8 di Semarang....

dan 2 Bulan menjelang pernikahan kami di Jakarta....

Wish us a happy romantic family and will become Sakinah, Mawaddah, and Warrohmah...Amin....

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:02 AM ¤ Permalink ¤ 2 comments
Sunday, April 04, 2010
a bottle of wine
merasaimu, seperti sebotol anggur...yang pasti lezat pada setiap sesapnya...

kalau pun boleh, tentu aku akan sangat senang menuangmu,

melukis fikiranmu, berimajinasi dengan hatimu...

meraupi hariku dengan geloramu...

sampai tetes terakhirmu...

namun, sekali lagi kamu manifesto sebotol anggur,

tak jua halal untuk kunikmati...

dan aku tak berani... tuk membutuhkanmu...



March' 10

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 5:13 PM ¤ Permalink ¤ 5 comments
Monday, March 29, 2010
Let Me
Biarkan aku bahagia,
Sedetik, semenit....dan tak terasa sudah seperempat malam...
Mempertahankanmu...tuk sekedar mendengarkanku,
Biarkan aku tahu,
Bahwa kamu akan selalu ada...
Untuk menghapus letihku...
Biarlah ritme ini terus terjaga,
Ku pada nyanyianku...
Dan kau pada lagumu...
My Childhood Friend



March'10

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 11:33 PM ¤ Permalink ¤ 2 comments
Sunday, March 28, 2010
Broken Sunday
Aku terperanjat..ketika bertemu lagi denganmu, sekian lama 17 tahun yang lalu...
Teringat di benakku, wajah lugu, rambut kriwil dengan celana pendek birumu, di timur borneo...
Dan teringat di benakmu, sepucuk surat cinta masa lalu dengan tanda tangan nama panggilanmu untukku...
Kita berdua tertawa lepas, mengenang masa lalu...
Mengupas satu demi satu cerita dimana kita ikut bagian di dalamnya...
Kau tak banyak berubah, aku yang kau bilang banyak berubah...
Transformasi kita, seperti dari kepompong sampai kupu-kupu...
Baru kita sadari, kita saling rindu, dan kalap mengejawantahkan, mengartikan satu persatu apa sebenarnya rindunya kita,
Namun seperti katamu, kurasa kejadian ini hanyalah sebuah euforia...
Bertemu teman lama,...yang kebetulan mempunyai histori tersendiri dalam kehidupan kita...
Tapi itu katamu kan,... entahlah...namun hatiku sebenarnya menentangnya, dan aku hanya bisa diam...
Bisikmu, maafkan...karena aku sudah mempunyai kehidupan lain...
Andai kau tahu, walau pernah kuungkapkan samar,
Aku tak pernah ingin merubah keadaan yang sudah kaujalani 5 tahun terakhir ini, hidupmu, teruskanlah...dan aku pun akan meneruskan hidupku sendiri,
Aku juga menghormati keputusanmu...agar kita juga tak akan menyalahi aturan...
Dan supaya kita tidak terlalu jauh....jatuh dalam mimpi masa lalu kita...


March, 2010

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:28 PM ¤ Permalink ¤ 1 comments
Sunday, November 01, 2009
Baru Kamu Yang Membuat,
Baru kamu yang membuat, aku bersyukur kenapa aku di lahirkan, kenapa aku harus berkarya, kenapa aku manusia terpilih yang harus menjalani ini semua,

Baru kamu yang membuat, aku kembali bergairah menyusun rencana masa depan, setelah pernah jatuh bangun merasakan yang terjadi di titik zero,

Baru kamu yang membuat, aku terus menjaga laju kendaraanku berlangsung konstan terkendali, agar aku selalu selamat sampai ke rumah dan bisa menyapamu,

Baru kamu yang membuat, aku menyeka air di ujung mataku dengan tegar dan kembali tersenyum, lalu melanjutkan pekerjaanku kembali ketika sebelumnya atasan menegurku dengan keras,

Baru kamu yang membuat, aku mampu menjalani awal bulan yang berat karena kejaran deadline yang menguras seluruh energi dan fikiranku,

Baru kamu yang membuat, semangat bekerjaku kembali menyala, ketika kejenuhan melandaku, dan kemalasan membuaiku,

Baru kamu yang membuat, aku melupakan kesenangan-kesenangan semuku, dan berusaha memenuhi apa inginmu,

Baru kamu yang membuat, aku bertobat, dan berharap agar kamu tak terkena imbas akan dosaku di masa lalu,

Baru kamu yang membuat, selalu ada mimpi indah masa depan di benakku, antara kamu dan aku, dalam bilik impian kita,

Baru kamu yang membuat, dalam lelahku, aku selalu bersabar menjawab semua pertanyaan ingin taumu, medengarkan segala ceritamu, dan memijitmu dengan penuh kasih sayang,

Baru kamu yang membuat, aku dapat bersikap *berusaha untuk* tenang dalam menghadapi semua masalah yang terjadi,

Baru kamu yang membuat, aku tahu bagaimana genggaman tangan mungilmu selalu menguatkan pijakan langkahku hidup beriringan denganmu,

Baru kamu yang membuat, aku sanggup terbangun, menatap wajah lelapmu, dan mendoakan ratusan doa indah buatmu,

Baru kamu yang membuat, aku akan selalu siap merentangkan tanganku, memasang tubuhku, untuk selalu melindungimu,

Baru kamu yang membuat, seakan aku adalah manusia yang sangat berharga dalam hidupmu, yang selalu kau cium dan kau dekap ketika tidur,

Baru kamu yang membuat, aku benar-benar merasakan suatu cinta sejati yang benar-benar ikhlas, tanpa perlu aku mengikuti pelatihan quantum ikhlas yang harganya selangit,

Baru kamu yang membuat, aku yang tak sempurna, berubah menjadi superhero yang selalu kamu butuhkan, kau rindukan dan kau tangisi ketika aku pergi,

Baru kamu yang membuat, aku beranggapan anak-anak adalah sekumpulan kupu-kupu mungil yang suci, dimana hatimu ada dalam hati mereka, dan matamu ada dalam mata mereka,

Baru kamu yang membuat, dimana hatiku sudah terasa penuh olehmu,

Baru kamu yang membuat, aku seromantis barbara cartland ketika menuliskan semua ini…



Dan baru kamu yang membuat, segala sesuatunya indah dan sangat berharga…Putriku Tercinta,…



Okt 09

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 3:00 PM ¤ Permalink ¤ 7 comments
Wednesday, July 01, 2009
Surat dan Puisi Buat Mami...
Mami, aku sayang sama Mami
Soalnya, Mami dah capek-capek pulang kerja,
Sama kalau pulang masih main komputer, lama banget kan..
Pulangnya Mami juga malam, makanya aku sayang sama Mami,
Jadinya 2 kali deh kerjanya...
Aku sayang banget sama Mami,
Mami kan udah beliin aku sepatu, jadinya aku sayang banget sama Mami,
Mami juga sayang sama aku,
Mami juga dah beliin pensil.
I love you Mom...
baca yah...


Love,


Baby


PUISI DARI BABY,


"Mami itu adalah kupu-kupu,
Seekor kupu-kupu yang pintar,
Dia juga cantik,
Dia juga senang madu,
Aku juga senang dia..."

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:53 PM ¤ Permalink ¤ 14 comments
Thursday, June 18, 2009
Sebel euy
Sebel banget ama sinetron dan sitkom Indo. Saya ini terhitung jarang atau malah ga pernah nonton sinetron di tv, tapi karena teman-teman kantor tiap datang ke ruangan, atau sewaktu makan siang, yang diomongin cerita sinetron, lama-lama sayanya jadi hapal, hiks.
Sampai di rumah pengen santai, eh si kecil malah sukanya nonton sitkom...dugh...

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:27 PM ¤ Permalink ¤ 8 comments