
My beloved father,
The best daddy in the world,
Semua ini aku dedikasikan untukmu, orang pertama yang menyuruhku menulis.."Kamu ada bakat say, pah suka tulisanmu, jujur, polos, terbuka dan apa adanya...jarang ada penulis seperti itu, pah suka baca tulisanmu di friendster, my life goals, pah gak nyangka kamu bisa nulis seperti itu" kata Pah tempo dulu lewat telepon. Kata-katamu itulah pah, yang membuat aku semakin terpacu untuk menulis, kemudian aku menulis Story.. Yang kemudian aku posting di blog friendsterku. Dan pah bilang, pah tak mampu menahan air mata ketika membaca itu..."Gak tega aku say, pah gak kuat bacanya sampai selesai", aku terdiam di ujung telepon, dan ikut menangis.
"Pah, aku nulis tuh, banyak...ada puisi, cerita kemarin pas di Bandung, ada foto-fotonya Baby yang baru, pah lihat semua yah, semua buat papah"."Iya, nanti pah lihat, lagi ngirit nih buat ke warnet, warnet disini kan mahal wuk, mending buat telepon dengarin suaranya Baby".
Aku yakin pah, suatu saat pasti pah baca semuanya, ada kepuasan dalam batinku, ketika pah baca. Karena memang semua aku tulis untuk papah, my first fans...
Aku teringat akan sajak lugu di kartu ulang tahun yang aku berikan untuk papah di hari ultahnya waktu aku di SMP.
"Dad, since i have you, i am not afraid anymore with 3 legs and one big eye monster, because you will protect me from that terrified monster, i love you daddy"
Begitu juga aku pah sekarang, aku tidak takut menulis apa saja tentang perjalanan hidupku, tentang apa yang ada dalam fikiranku..."Biar orang bisa mengambil pelajaran berharga dalam kehidupan kamu say, gak apa-apa tulis saja" karena aku yakin pah akan senang baca tulisanku,"Aku ingin kau jadi penulis say"...Belum pah...aku harus membenahi hidupku dulu yang sempat keluar dari garisnya...Menulis hanya bisa kujadikan sampingan, sebagai pelampiasanku yang kurang mampu mendialogkan kata-kata dengan baik.
Aku ingin membahagiakanmu pah, orang yang selalu mendukung aku, bahkan sampai aku terperosok dalam jurang terdalam pun, pasti ada tangan papah yang siap menggapaiku...Selalu mengingatkan aku di kala aku terlalu bahagia, dan menopang aku di kala aku jatuh.
Sahabat sejatiku...My Wonderful Father.









dukungan dari orang2 tercinta memang selalu bisa memberi kita semangat untuk memberikan yang terbaik untuk hidup..termasuk juga menulis cerita2 indah ini mba :)