Google
 
Wednesday, January 31, 2007
Akhir Bulan

Saya wanita,
Yang bisa menjadi sangat jatuh cinta dengan...
Pria yang bergetar hatinya ketika mengucapkan 'Allah',
Pria yang menitikkan air matanya ketika membaca ayat-ayat Alquran,
Pria yang bersuara merdu ketika melagukan ayat suci,
Pria yang tak pernah lelah bersujud kepada Allah,
Pria yang ikhlas mencintaiku karena Allah,
Pria yang bersuara lembut ketika menegurku,
Pria yang menghormati Ibuku sama seperti menghormati Ibunya,
Pria yang bisa membimbingku ke jalan surga,
Pria yang tidak perlu sempurna di mataku tetapi sempurna di mata Allah,
Semoga aku menemukannya...
Amin...........

Semarang, 31 Januari 2007

Images from corbis.com
Song by Raihan - Kasih Sayang

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 2:37 PM ¤ Permalink ¤ 12 comments
Tuesday, January 30, 2007
SMA N 1 salah satu pesona Semarang yang terlupakan

Saya mengangkat mantan sekolah saya ini, karena sampai sekarang setelah terakhir lulus tahun 1997, SMA N 1 tetap menyimpan kenangan dan pesona sendiri dalam diri saya. Bahkan sewaktu saya berkunjung ke sana dengan Dini, salah satu sahabat saya pada pertengahan bulan ini, tak henti-hentinya setiap baris kenangan keluar dari mulut saya. Dari zaman saya dulu melalui masa opspek ( lupa deh dulu namanya apa ), kenangan saya sewaktu melewati jeda makan siang ( saya sempat setahun di kelas 1 merasakan sekolah plus/unggulan, dimana kita bersekolah sampai jam 5 sore *capeee deee* jadi dapat jatah makan siang di sekolah ) sampai kenangan saya dengan sahabat terbaik saya. Wah, memang masa SMA menjadi masa yang paling indah dan ‘katro’.
SMA N 1 ini termasuk SMA yang paling lama berdiri di kota Semarang, selain SMA N 3 tentu saja. Kurang lebih sekitar tahun 1920an. Dulunya banyak orang Belanda yang bersekolah di sini, bahkan kabarnya mereka masih suka datang ke sana hanya untuk sekedar mengenang masa lalu, tak heran, karena bangunan SMAN 1 dibiarkan masih sesuai dengan aslinya. Awalnya dulu bernama SMAN 1 – 2, terus lama kelamaan berubah menjadi SMAN 1 saja. Bangunan ini juga pernah digunakan sebagai Rumah Sakit pada waktu zaman penjajahan Jepang atau Belanda ( saya lupa ). Sekilas memang bangunan kelas dan koridornya seperti bangunan rumah sakit. Sebagai bumbu penyedap, SMA N 1 juga terkenal dengan isu Jeng Suster Kesot nya ( tapi saya sendiri belum pernah melihatnya, bahkan sewaktu saya ikutan Pelantikan Paskibra dan Pramuka, dimana malam-malam disuruh menyusuri setiap rute sendirian ). Bahkan ada kolam di taman belakang ( dulu namanya kolam teratai, tapi sekarang sudah dikeringkan ) yang gosipnya menyambung dengan salah satu pintu di ruang bawah tanah Lawang Sewu ( sebenarnya sih agak masuk akal cerita ini karena dulu mungkin tentara Indonesia menggunakan jalur itu untuk bersembunyi ).
Keunikan lain di SMA N 1 adalah papan tulisnya, yang menggunakan sistem kerek, jadi atas-bawah gitu deh. Dan ada 2 papan tulis yang terbuat dari kaca ( salah satunya papan tulis di ruang kelas 1 saya dulu ), jadi rada hati-hati juga kalau mengerek ( mohon di per-sory- bahasa yang saya gunakan ). Keunikan lainnya, adalah meja yang jadi satu dengan bangkunya, namun sayang sekali karena terakhir sewaktu saya ke sana, meja aneh tersebut sudah dipensiunkan. Terus ruang seni lukis yang unik bentuknya, karena seperti ruang teater seni, jadi semakin ke balakang, letak bangkunya semakin tinggi. Dan satu lagi yang selalu terkenang adalah suara bel sekolahnya yang merupakan potongan terakhir lagu Mars SMA N 1. Wah buat kangen…
Saya masih ingat sewaktu pelajaran olahraga dimana harus keliling lapangan olahraga yang luasnya gabungan antara lapangan bola dengan lapangan voli yaitu sebanyak 4 kali. Sayang sekali saya nggak buat fotonya.
Sekolah di SMA N 1 kayaknya sudah sangat melegenda di seluruh keluarga besar saya, Budhe, om sampai sepupu-sepupu saya banyak yang sekolah disini. Semoga gaung kebesaran SMA N 1 selalu terdengar sampai masa depan. Dan alangkah baiknya kalau bangunan SMA N 1 tetap dilestarikan sebagai cagar budaya kota Semarang.

Foto-foto SMA N 1 Semarang


Dari halaman belakang ( sayap kanan )


Dari halaman belakang ( sayap kiri )

Kantin kebanggaan dengan pia sambelnya


Pemandangan halaman depan sekolah ( tempat upacara )



Koridor ( depan Dini duduk adalah bekas ruang kelas satu ku )

Koridor Kelas

Dalam kelas

Papan tulis kerek



Tampak depan


Images from Angin-Berbisik Private's Collections
Song by Westlife - Uptown Girl

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:16 AM ¤ Permalink ¤ 17 comments
Saturday, January 27, 2007
Watermelon

Cintamu seperti watermelon,
Segar, manis, menggairahkan,
Selalu kurang apabila bersamamu,
Selalu ingin kukecup , kucicip terus,
Basah, dingin, merah,
Seperti watermelon yang merekah,
Hentikan waktu agar bisa terus bersamamu,
Kamu dan cintamu, yang renyah seperti setiap gigitan,
Menyenangkan seperti rasa watermelon,
Itulah kamu..cintamu kepadaku...
Dingin dan segar di tengah suasana yang panas,
Watermelon juga membuatku ingat akan dirimu,
Pipimu yang bulat memerah karena kecupanku,
Seperti watermelon...

Semarang, 27 Januari 2007
*A poem for biA, Abi, ibA*

Image always from gettyimages.com
Background music by Maksim - Exodus

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 5:38 PM ¤ Permalink ¤ 16 comments
Friday, January 26, 2007
Game

Kau selalu saja begitu,
Meninggalkan aku sendiri dalam gelap dan sepi,
Membiarkan aku menunggu dalam harap yang tak pasti,
Padahal kau tahu,
Aku tak mungkin bisa menahanmu untukku,
Tak mungkin menyuruhmu untuk tak mengacuhkanku,
Tak mungkin pabila kamu hanya memperhatikanku,
Toh aku sudah tahu...
Bahkan sangat tahu!
Tapi aku hanya bisa menunggumu,
Menunggu asap yang hilang dari buaian manis kata-katamu,
Dan toh aku masih suka bujuk rayumu,
Dan menganggapmu segalanya bagiku, bahkan pemuas rasa sepiku,
Hmm...Jadi?
Apakah ini adalah teka-teki,
Atau permainan cinta,
Hanya hatimu dan hatiku yang paling tahu,
Dan sepertinya aku sudah tahu,
Kalau hasilnya akan sia-sia,
Tapi ya itulah!
Aku masih ingin bermain di dalamnya,
Dan membuatmu bermain bersamaku...

Semarang, 12 Januari 2007
*a Poem for biA, Abi, ibA*

Image from gettyimages.com
Song by Audi


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 8:25 AM ¤ Permalink ¤ 12 comments
Thursday, January 25, 2007
Happy Birthday Mah...

Mah...
Aku menyayangimu...
Bukan hanya karena engkau Ibu yang telah mengandung dan melahirkanku,
Tetapi engkau juga sahabat sejatiku,
Yang tak pernah lelah mendengarkan keluh dan tangisku,
Yang tak pernah bosan setiap kali aku berlutut padamu dan pintakan maafku,
Guru pertamaku yang mengajarkan tentang cinta,
Manis, pahit dan getirnya kehidupan,
Saksi hidup yang selalu ada mengiringi langkahku,
Belahan jiwa Papah yang sangat kusayang dan harus kujaga,
Eyang Putri yang baik untuk Baby anakku,
Pahlawan rumah tangga di saat Papah pergi merantau,
Mah...
Walau kau wanita yang keras dan tidak mau mengalah,
Walau terkadang kita saling bertentangan,
Tapi tetap saja engkau Mamahku,
Yang harus selalu kuhormati...
Satu-satunya dimana surgaku terletak di telapak kakimu,
Mah...
Harum wangi surgaku...
Maafkan aku...
Di ulangtahunmu ke 53 ini aku belum mampu memberikan kebahagiaan duniawi untukmu,
Aku hanya bisa mengirimkan do'a untukmu,
Semoga Allah melindungi dan membahagiakanmu dunia dan akhirat,
Melimpahimu dengan rakhmat dan rejeki,
Memberikan kesehatan sepanjang umurmu,
Menerima setiap amal ibadah dan shalatmu,
Mengubah setiap tetes air matamu menjadi permata yang berkilauan untukmu di surgaNya nanti,
Dan mengabulkan setiap lafal do'a di sepanjang shalatmu,
Amin....

Peluk ciumku,

Semarang, 25 Januari 2007

Ini e-mail ucapan selamat dari Papah untuk Mamah yg baru aja kuterima :

SELAMAT ULANG TAHUN ISTRIKU TERSAYANG SEMOGA TETAP SEHAT & TABAH SABAR & TAWAKAL, AKU KANGEN BNGT... I LOVE YOU MY SOULMATE.

( hiks...bikin ngiri aja sih... )


Image from gettyimages.com
Song from Michael Learns To Rock - Paint My Love

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:37 AM ¤ Permalink ¤ 11 comments
Tuesday, January 23, 2007
Hai…apa kabarnya Baby?

Sekarang dia lagi asyik dengan masa liburan dua minggunya. Mulai tiga minggu terakhir ini, satu kali dalam seminggu, saya dan dia punya kesibukan baru. Baby les electone, sedangkan saya sibuk mengantar sekaligus menemani dia di dalam kelas ( Ibu-ibu sebagai penggembira ). Sebetulnya Baby sempat juga les electone di Sekolah Musik Malang, tapi hanya sebulan saja, dan akhirnya dia pindah ke Semarang. Dia ikut kelas KMA 1 yang berlisensi Yamaha Music. Kemudian selama di Semarang, saya mencari info untuk les musik yang juga berlisensi Yamaha ( dengan harapan agar Baby bisa melanjutkan ilmu yang sudah dia dapat selama ikut les di Malang ), pertama coba telepon kursus musik yang di dalam komplek rumah, tapi ternyata masuknya privat class, bukan dari Yamaha, dan mahal pula. Sampai akhirnya menemukan Purnomo Musik ( halah, ini sebetulnya sudah lama terkenal di Semarang, hanya saja karena trauma dengan harga yang disodorkan di les2an dekat rumah, jadi rada meng-claim kalau di Purnomo juga mahal ), kemudian setelah menggali info lebih lanjut, ternyata di sana juga berlisensi Yamaha dan dengan harga kursus yang sama seperti di Malang, so..setelah vacum selama 6 bulan, Baby akhirnya saya masukkan di kelas KMA 1. Dia kelihatan sangat antusias mengikuti kegiatan barunya ini. Karena dia suka, dia cepat sekali menyerap apa yang Kak Ira ( gurunya ) ajarkan, tapi karena sewaktu di Malang, gurunya yang dulu mengajarkan dia untuk memencet tuts piano dengan kaku ( mungkin dulu Baby kan belum sekolah, jadi biar cepat ngerti ), maka itu yang dia praktekin selama di Semarang ( sampai Kak Ira bilang,”Baby tangannya jangan seperti kepiting gitu yah.” )
Baby suka banget dengan lagu-lagu yang ada di buku Primary 1, hampir tiap pagi menyetel kaset lagu di tape recorder, sampai Babynya belum hapal, tapi sayanya yang sudah hapal. Kalau pas saya nyanyi, dianya malah menari-nari nggak jelas, hehehe. Bagus-bagus banget lagunya, semua tentang dunia anak dan binatang. Liriknya juga lucu, seperti ini, yang merupakan lagu favoritnya Baby :

* Ikan Paus…di dasar laut…yang ber-sin.
Papa ( Mama ) paus bersin, ha..ha…hatchuu!
Paus kecil juga bersin, seperti Papa ( Mama ), hatchuu!
Papa ( Mama ) paus bersin gelombang besar, si kecil bersin gelombang kecil.
Bila ikan paus bersin, laut berombak.
Kembali ke * dengan Papa diganti Mama

Di pantai, ombak dan gelombang bersatu,
Apakah ikan paus bersin aku tak tahu,
Mungkinkah itu aku dan kamu.
Ikan paus juga bersin, ha…ha…hatchuu!

Selain musik, Baby juga sangat berminat di dunia menggambar dan melukis ( bahkan minta hadiah ulang tahunnya besok kanvas dengan cat minyak aja ). Sampai dia merengek minta untuk di leskan mengambar. Sudah tanya2 juga sih kalau untuk les menggambar, di Club Merby yang bagus. Tapi nantilah, karena jadwal dia, dua hari dalam seminggu sudah ikutan TPA ( Taman Pendidikan Alquran ) di sekolahnya ditambah les electone. Saya tidak mau dia terlihat lelah atau bosan, tetapi kalau misalnya semua kegiatannya dia bisa berjalan dengan baik, baru akan saya leskan dia mengambar.

Ini foto-foto Baby di kelas KMA nya.








Images from privacy collection by Tia
Song by Il divo & Celine Dion - Believe In You


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:43 PM ¤ Permalink ¤ 16 comments
Sunday, January 21, 2007
No tittle

Aku pernah berangan,
Merebahkan diriku di dadamu,
Bercerita tentang manisnya kehidupan,
Kau masih saja membuatku jatuh cinta,
Seperti saat kita pertama bertemu,
Suaramu masih terdengar lembut,
Seperti waktu kamu menyanyikan lagu cinta untukku,
You're My Everything dan Feeling...
Kutatap langit...
Kubayangkan ini langit yang sama saat kita pertama bercinta,
Kuhirup dalam...
Udara yang keluar dari hembusan nafasmu,
Kita memadu kasih, dalam angan suteraku...
Namun, saat ini cinta hanya bisa terpendam,
Berselimutkan dendam...

Semarang, 20 Januari 2007

Image by angin-berbisik
Song by Marcell - Jangan Pernah Berubah

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 11:37 AM ¤ Permalink ¤ 15 comments
Saturday, January 20, 2007
Dinner @ BRUX the bistro
me @ BRUX *kelihatan ga' orang yang main kartu di belakang?*

Malam ini, saya bersama tiga sahabat saya di SMA melewatkan waktu dinner di BRUX the bistro, resto yang super cozy dan romantis ( tapi karena perginya tidak berduaan dengan kekasih, ya tidak romantis *ugh nasib* ) ini beralamat di Jalan Rinjani no. 11 Semarang. Untuk mencari letak BRUX ini bagi orang yang tidak ‘gaul’ seperti saya dan sahabat2 saya itu lumayan sulit, pokoknya dari Hotel Rinjani ambil jalan yang sebelah kiri ( bukan jalan yang menurun ) dan terus saja ikuti jalan besar, Insya Allah akan sampai ( letaknya di kiri jalan ), tidak pakai kesasar seperti Ossi sahabat saya. Sampai saya harus menjemput mobil dia segala di depan hotel Rinjani ( padahal saya dan Dini sudah sampai duluan di BRUX ), tips dari saya adalah, jangan malu bertanya kalau tidak mau tersesat di jalan.

Oke kita bahas keunggulan dari bistro ini :

1. Tempatnya terbagi menjadi 2 jenis, yaitu smoking area yakni dengan sistem garden dan candle light dinner ( kalau malam keren banget suasananya ), cocok untuk orang yang lagi pacaran/kasmaran tapi pasangan yang lagi marahan juga cocok ( siapa tahu setelah melihat suasananya, jadi reda marahnya ), trus non smoking area, kalau ini letaknya di dalam bistronya, yang mau romantis2an tetap bisa, yaitu ada sofa yang asyik untuk duduk berduaan, dilengkapi bantal2 cantik yang empuk, trus ada juga kalau yang mau lesehan sambil main kartu dengan teman, bisa duduk di karpet yang empuk, untuk yang datang berombongan juga ada sofa bentuk L yang asyik dan nyaman banget ( dan malam ini kita berempat memonopoli tempat ini ), di non smoking area, fasilitas yang disediakan cukup lengkap, ada piano, perpustakaan ( yang isinya novel2 with english language ), TV + Indovision + DVD, majalah+koran terbaru, dan juga ada fasilitas hotspot/ wifi, so yang punya laptop bisa dibawa ke situ untuk free internet, jadi suasananya bener2 seperti di rumah.

2. Konsep bistronya seperti semi open kitchen *halah buat istilah sendiri*, karena untuk masuk dari ruang2 di teras luar ( garden ) ke non smoking area ( dalam ), kita melewati dapur lengkap dengan chef nya, dan para chef itu juga masih tetap menyapa dengan ramah, kemudian kita juga melewati tempat membuat beveragesnya, seperti mini bar, karena disini juga ada minuman sejenis beer.

3. Keramahan para waiter nya yang patut diacungi jempol, setiap ada tamu yang datang, mereka pasti menyapa dengan sangat heboh *hehehe*, malah kita yang pasti capek menjawab salam mereka *tapi bageusss!!*

4. Taste of foodsnya, jelas dung, bistro yang cozy tanpa rasa makanan yang enak, laksana sayur tanpa garam *halah*, malam itu, saya bersama Achie *teman saya yang belum ada seminggu jadi manten* memesan Nasi Lidah Sapi Asam Manis Dengan Sayuran ( @ Rp. 27.500,- ), Dini memesan Nasi Kare-Kare atau Nasi Buntut Sapi dimasak dengan Saus Terasi ( Rp. 27.500,- ), dan Ossi memesan Nasi Ayam Masak Schezuan ( Rp. 27.500,- ) dan semuanya berasa Alhamdulillah Maknyuzzz *ala pak Bondan* hanya saja menurut Ossi, nasinya teksturnya terlalu keras.
Makanan disini semua serba nasi ( sepertinya di buku menu ada 1 yang berupa mie ), sebetulnya porsi nya sudah pas untuk makan 1 orang, hanya saja karena penyajiannya dengan mangkok yang gede jadi sebelum makan udah ‘keder’ dulu. Kemudian juga ada cemilan seperti french fries, kerang hijau dengan berbagai macam topping, kemudian juga ada braschetta ( irisan roti Perancis dengan topping ).

5. Taste of beveragesnya, wah minumannya enak-enak semua, saya karena datang duluan maka sambil menunggu Ossi dan Achie datang ( yang ternyata telat 20 menitan karena tersasar ), memesan Apple Squash atau Sari Apel campur soda ( Rp. 13.200,- ), kemudian dilanjutkan dengan Lassi Mango atau Yogurt rasa Mangga ( Rp. 16.500,- ), Achie seperti biasa memesan minuman hangat yaitu Carmelitto atau cappucino hangat + caramel ( Rp. 16.500,- ), Dini memesan Shower Black yaitu Coffee Latte tambah chocolate ice cream ( Rp. 16.500,- ), dan Ossi memesan Smoothies Cappucino atau milkshake cappucino ( Rp. 16.500,- ).
Minuman disini sangat lengkap mulai dari teh ( macem2 sampai ada teh untuk atasi stress – dan untuk relaksasi ), kopi, juice, mikshake, rujak ice cream, sampai beer dengan segala jenisnya.

6. Bagi yang suka merokok ala Arab atau shisha *kayaknya salah nih nulisnya* disini juga disediakan dengan berbagai macam flavour ( buah2an ), katanya Dini sih enak dan bukan seperti merokok, tapi karena saya paling nggak suka ama yang berbau2 asap, so ga tertarik buat nyobain, mana mahal lagi, Rp. 38.500,-, belum lagi kalau tambah pipa dan tambah flavour berarti tambah charge lagi, walaupun murah, sekitar Rp. 1.100,-

Meskipun disana banyak tersedia bacaan, tapi saya sudah membawa koleksi cerpen tulisan saya untuk dibaca oleh para sahabat kesayangan saya itu, tepatnya, saya memaksa mereka untuk membaca, hehehe. Dan dari ngobrol dengan mereka tadi, saya baru ingat kalau ternyata saya pernah menulis skenario untuk drama di kaset waktu di kelas 1 SMA ( dulu kaset itu untuk hadiah ulang tahun Dini, sampai sekarang masih disimpan sama dia, saya sendiri malah sudah lupa, kalau saya yang menulis skenarionya ).

Kegiatan kami selama di BRUX adalah mengobrol tentang apa saja ( dr kisah si pengantin baru, si pengantin yang baru 4 bulan, yang masih asyik pacaran, sampai yang baru saja resmi divorced *uhuk*, sampai juga ke obrolan tentang Baby ) dan tentu saja foto-foto bersama untuk menunjukkan kenarsisan.

Nggak terasa kebersamaan saya beserta ke 3 sahabat saya sudah berjalan sekitar 13 tahun, kami sudah sangat cocok satu sama lain, bahkan sama sekali tidak ada rahasia dalam kehidupan kami, dengan keluarga masing-masing juga sudah saling mengenal dekat, mungkin prinsip ini yang cocok dengan kami :

Your Parents are my parents too and your kids are my kids too, kecuali husband kali ye…hehehe

Kita sih pengennya bisa terus bersama, minimal setahun 1x – 2x untuk ketemuan, sampai udah punya cucu dan cicit, hehehe.

Semoga saja…..



Ki-Ka : Ossi, Dini, Achie dan Tia


Nasi lidah sapi asam manis dengan sayuran

Nasi Kare-kare


Nasi Ayam Masak Scezhuan


Our Beverages


Mangkuknya gede kan ?

Tunggu ya.. perjalanan kuliner saya lagi bersama sahabat...

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:40 AM ¤ Permalink ¤ 10 comments
Friday, January 19, 2007
Episode 15 Januari 2007 ( 2 )

Siapa diriku ini…
Dibalik sifat jenaka, senang, ketawa, senyumku…
Aku hanya sosok tanpa rasa,
Berusaha keras menyembunyikan hatiku yang hancur,
Tak ada lagi kesempatan untuk kembali...
Tak sanggup lagi menyembunyikannya...
Peristiwa 15 Januari 2007 itu..
Sungguh bukan itu yang aku mau!
Tapi demi dirimu…
Aku rela mengorbankan hasratku,
Untuk mengabdi untukmu sampai akhir hayatku…
Apakah semua ini balasannya,
Dariku yang pernah sangat setia menyayangimu…
Bahkan sampai detik ini…
Walau mungkin kau sudah lupa akan diriku,
Masih ada sepenggal cinta untukmu..
Begitu banyak kenangan tentang dirimu..
Jejakmu di rumah, bahkan di sepanjang jalan yang pernah kita lewati..
Aku tahu, kau menikmati darah pemakaman hatiku,
Yang terluka dan terkubur karenamu…
Kau tak pernah dan mau tahu!
Tiap inci perasaanku padamu…
Perasaan yang kukunci rapat-rapat ketika melihatmu terakhir kalinya,
Tersenyum kepadamu di atas hatiku yang meratap,
Mengapa aku…masih cinta kamu
Walaupun kutahu…
Kau tak pantas lagi kucintai setelah apa yang kau lakukan kepadaku,
Tapi tetap saja aku mencintaimu.

Apakah diriku masih manusia?
Karena masih sanggup menyimpan rasa itu...

Semarang, 16 Januari 2007

Image from gettyimages.com
Song by Westlife - All Out Of Love




Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 9:38 AM ¤ Permalink ¤ 11 comments
Thursday, January 18, 2007
Episode 15 Januari 2007 ( 1 )

Mas...
Sejuta daun kering gugur di hatiku,
Tertiup dengan harap tuk kembali bersama,
Engkau tak lagi milikku,
Mas...
Air mata ini mengering sudah,
Hanya menyisakan jeritan tak bersuara,
Aku belum ikhlas hadapi keruntuhan ini,
Mas...
Debu di hatiku ini ternyata masih merindukanmu,
Masih hangat kenangan yang kau torehkan dulu,
Mas...
Bagaimana aku bisa melupakanmu,
Apakah aku harus menghilang dari kehidupan atau sebaliknya?
Masih saja teringat gerakan rambutmu,
Aroma tubuhmu dan ciuman basahmu ketika meninggalkanku,
Ah, kalau saja....andai saja...lupakan saja...
Hidup harus terus berjalan....
Mas...

Semarang, 15 Januari 2007
*saat bersejarah dalam hidupku*

Images from gettyimages.com
Song by Westlife - All Out of Love

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 9:36 AM ¤ Permalink ¤ 10 comments
Wednesday, January 17, 2007
Temptation
*akan lebih terasa nuansa yang ingin saya ciptakan, kalau dibaca dengan
mendengarkan lagu Smoke Gets In Your Eyes dari blog ini*



Ada apa Sayangku?
Mengapa bibirmu yang penuh mengatup,
Tak ada lagi senyum mempesonamu,
Ketika kupeluk tubuhmu,
Hanya berbalaskan diam,
Ketika kurebahkan kepalaku di dada bidangmu,
Hanya detak jantung yang terdengar,
Kutanya lagi kepadamu,
Ada apa Sayangku?
Kau hanya menatapku kosong,
Tak ada sinar di manik hitam matamu,
Kubelai pipi bercukur halus,
Kuusap lembut kumis di atas bibirmu,
Kau menggeleng dan menghindar,
Tidak, jawabmu singkat,
Ketika kutarik tubuhmu untuk kupeluk,
Kau menolak,
Dan kini kau pejamkan matamu,
Membelakangi tubuhku,
Kutatap garis lekuk punggungmu dalam diamku,
Akhirnya kucoba tuk pejamkan mata juga,
Sembari menahan riuh gemuruh di dada,
Dan dalam hening itu...kemudian kau berkata,
Maafkan aku Sayang, malam ini aku ingin sendiri,
Kubuka mata dan kusentuh lembut rambutmu,
Kulihat kau tersenyum dalam pejammu,
Kukecup singkat pundakmu,
Kukecup berulang-ulang punggungmu,
Dan kukatakan...
Akan kutemani kau dalam mimpiku Sayang,
Namun yang terjadi adalah,
Kau tiba-tiba berbalik,
Memeluk dan menghujaniku dengan ciuman dari bibir penuhmu,
Dan malam itu seketika menjadi panas.....

Semarang, 10 Januari 2007

Images from gettyimages.com
Song : Smoke Gets In Your Eyes

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:16 AM ¤ Permalink ¤ 19 comments
Sunday, January 14, 2007
My Testimonial for My Special Friends




Dek Nawir

Pertama kali ngobrol dengan Dek Nawir via YM bawaannya rada minder, karena dia tuh sholeh sekali, aku inget dulu dia pernah mengirimiku artikel untuk memakai jilbab, waduh pokoknya jujur …dulu aku agak segan deh kalo ngobrol ama dia. Takut salah, gtu…hehehe. Trus setelah ngobrol lama, apalagi setelah dikasih link2 ke website pribadi, blog dan FS nya, ternyata dia termasuk orang yang narsis juga ( capeee deeeeh lihat foto2nya dimana2 ). Lalu di saat kita semakin akrab, maka terjadilah deklarasi pengangkatan diri sebagai adek kakak, malah pake tanggal hari jadi, sayang…buntut2nya kita berdua malah lupa tanggal hari jadi kita, yang keinget malah tanggal lahir kita masing2 ( dia katanya sih mau kasih kado aku laptop ama PDA, betttuulll dek? *gaya kiwil* ). Dan yang membuatku tambah ‘care’ ma adekku ini, dia sayang sekali ama Baby ( bageuss!!! ) dan dia merupakan tim kreatif yang berada di balik pembuatan template blog angin-berbisik ini , tuh kan…, dia tau banget deh cara ngambil hati emak2 yang doyan ngeblog kayak aku. Hehehe.

Yang paling keinget dari Dek Nawir itu :

1. Telponnya di tengah malam atau pagi buta ( curiga nih kalo sebenarnya selain di Ristek, dia juga nambah penghasilan dengan ngeronda di lingkungan kosnya ), pede banget tuh bangunin orang tidur untuk sholat malam atau subuhan ( bageuss!! ), dan aku juga selalu mengangkat telponnya dengan penuh suka cita ( ya karena dia adekku! Coba kalau nggak kenal, pasti HP udah aku masukin ke lemari es )
2. Sukanya manggil2 dan ngebuzz di YM, manggil doang…Mbaaa…( dulu juga sering manggil kaka, tapi aku suruh panggil mbak aja ) manggil kirain mau omong apa, ternyata cuman diem, trus 15 menit manggil lagi, mbaaa, trus diem lagi…gitu mulu berulang2, wah chat ama dek nawir bawaannya bikin gemes, karena sok busy, hehehe.
3. Tulisan di blognya dia tentang liputan kunjungannya dia ke rumah Dubes USA utk RI. Cara nulisnya dia bagus sekali, sampai membuat aku terkenang2 sampai sekarang, dia bisa mengungkapkan ketidak sukaannya thd Amerika dengan bahasa yang sangat polos tapi cerdas, pokoknya TeOPe.
4. Sadar kalau dirinya ganteng, hahaha. No Komeng lah kalau yang ini, yaaa bisa dilihat sendiri dr blog dan FS nya.
5. Ringan tangan dan suka menolong, wah pokoknya sikap Pramuka nempel dah di dia ( maklum, dia kan mantan pembina Pramuka ), apalagi kalau aku sudah berkeluh kesah tentang masalah template, pastilah Dek Nawir selalu bertindak sebagai super hero, hehehe.
6. Sifat dan kegemaran yang agak mirip denganku, mungkin karena kita berdua sama2 Gemini. Jadi sifat narsisnya sama, hahaha.
7. Harapannya dia supaya ada tugas dinas ke Semarang, karena ngebet banget pengen foto2 di daerah Kota Lama di Smg ( tapi kalau mau foto2 sampai masuk ke Lawang Sewu, mending aku nggak nganter deh, hehe ) dan ngebet pengen ketemu dengan Baby.
8. Sama-sama ngefans dengan blognya Arham – Kendari, bisa dilihat dari seringnya Dek Nawir isi komen di sana.
9. Kebelet nikah, hehehe, aku doain deh, semoga tahun ini dia jadi menikah dengan pujaan hatinya di Makassar sana.

Indhy

Ini salah satu contoh adek yang aneh, karena selain dia menyebutku kakak yang aneh, juga karena awal pertemanan kita berdua yang juga tergolong aneh.
Teman ngedan bareng di YM, wah kalau chat ama si neng satu ini, perut jangan dibuat terlalu kenyang dulu deh, karena bisa ngakak terus sampai sakit peyut. Tapi kayaknya Indhy bisa ‘gila’ kalau chat dengan aku aja deh ( begitu juga sebaliknya ), biasa..kita kan suka jaim….hehehe.
Cewek ayu bin manis binti cakep ini ( cuih..cuih ), keturunan garis lurus berwarna biru dongker dari Kasunan Solo ( ndak iyo nulisnya gini? ).
Beda umur yang 5 tahun denganku ( masih muda amat ya dia…22 tahun bow! ) tetap membuat kami kompak dalam teknologi 3 G ( Guyon, Gaul dan Gosip ).
Cewek yang setiap harinya sibuk tanda tangan ribuan foto untuk fans2 setia ( ngakunya… ) ini masih kuliah di 2 tempat ( kok rak kesel yo? Heran…), salah satunya di sastra Inggris di salah satu univ swasta di Jogja, jadi jangan kaget kalau englishnya jago banget…sampai Pangeran Charles aja kalah.
Lagi hobi fotografi, sampai sempat juga dikejar2 oleh Pangeran William ( karena ketahuan pernah mau motret Pangeran waktu dia lagi main sabung ayam ).
Sms dari Indhy suka susah dicerna ( minimal harus dibaca 3x baru paham maksudnya ), karena sering tidak memakai tanda baca ( tahu-tahu ada titiknya aja ) dan sering memakai bahasa Jawa yang mungkin Jawanya itu Jawa zaman Majapahit, hehehe.

Yang paling keinget dari Indhy itu :

1. Seneng banget ngomong katro dan najong….( katro opo ya artine? Hihihi, mungkin sama dengan kupluk kalo di Semarang ).
2. Pinternya ( awas hati2…kepala Indhy membesar…), bisa diajak diskusi tentang apa saja.
3. Kompak dengan mbaknya dalam hal 3 G.
4. Diam-diam nge fans denganku *hihihi*
5. Suka travelling ( terakhir katanya mau ke Bromo, mau rebonding anak2 yang berambut gimbal di sana)
6. Pacar yang pertama itu si Ay alias *mas uddinkuw sayang* , nah pacar kedua itu yang heboh, sapa lagi kalau bukan Ray…Raynaldi Arwana alias Tukul.
7. Chat edan kita yang pake bhs jawa campur nyleneh, seperti ini :
Tia : Test Test
Tia : Moon calls earth
Indhy : halah
Tia : Hehe
Tia : Abi kok ra eneng yo
Tia : Kangen ki
Indhy : halah
Indhy : aku lage kirim buat astro TV hehehhe biasa poto
Indhy : najong tenan
Tia : Nyetir smbl ndengerin moon rivernya andi william, uenak banget!
Indhy : koe ning ndi tah
Tia : Kirim foto apa? Fotomu?!Oh tidaaak!!
Tia : Indhy : koe ning ndi tah>neng jalan
Indhy : hahah tau ajah
Tia : Najong cuih cuih ah..Liat fotomu
Tia : Nek liat potone brad pitt baru oke
Indhy : hahaha
Indhy : nek aku mas uddin wae
Tia : hiii
Tia : Wes kono ndang rabi
Tia : Ndang duwe anak
Tia : Ben aku duwe ponakan
Indhy : hahahaha
Indhy : halah ngko ah
Tia : Aku sek yo?
Indhy : yo wis
Indhy : kono
Indhy : emang karo sopo hahaha
Tia : Mbuh
Tia : Asal ora karo sumanto wae
Indhy : hahaha
Tia : Ngguyu……
Tia : Seneng yo? Nek aku kawin karo sumanto
Indhy : Iyo
Indhy : ben podo edane
Tia : Walah
Tia : Udah ah…kembali ke… Laptop
Indhy : katrooooooooo
Tia : Tak suwek2 klambimu…
Tia : hahaha
Tia : Kpn2 aku mau posting ttg kmu ah d blogku
Tia : Bls dendam ttg postinganmu ttg aku
Indhy : halah
Indhy : posting piye…
Tia : hahaha
Indhy : dasar Kakak yang aneh ahahaha
Tia : Adik gendeng
Indhy : njajal nel wani…
Indhy : kan nggak ada kejelekan dari diriku
Tia : Cuih cuih
Indhy : asem kie aku mantane wiro sableng po hehehe
Indhy : putune sito gendeng
Tia : Diajeng gendeng pamungkas
Indhy : hahaha
Indhy: eh gpp kale aku diposting sekalin numpang ngetob geto…
Tia : Just wait n see dah
Tia : Wah dasar
Indhy : ya kale aja ada yg mawu kenalan dan minta ttd kuw hahahaha
Indhy : aku udah biasa ttd dalam jumlah ribuan
Tia : Meneh kowe ayu
Indhy : hahha emang kok makasih mbak
Indhy : anda orang sejuta satu koma enol enam yg blg geto
Tia : Hahahaha
Tia : Ah tak posting ki ah, kpn2
Tia: Chat karo cah gemblunk
Indhy : asem ojo woi…
Indhy : wah asem kie..
Indhy : di edit sik
Tia : Hahaha
Tia : Ogah
Indhy : ditulis sing apik apik hahahaha
Indhy : asem kie…
Tia : Kowe biyen semena2
Indhy : mungkin kita satu darah…
Indhy : darah kuntilanak
Indhy : hehehe
Tia : Darah kotor ?
Tia : Hahah
Indhy : iyo
Indhy : darah haid
Indhy : hahaha
Indhy : ah wis ah
Indhy : edan koe
Tia : Edan tapi menggairahkan!
Tia : hahaha
Indhy : hahaha
Indhy : ih oralah nek karo koe
Indhy : najong hehehe
Indhy : mungkin abi wae sing gelem
Indhy : hahaha
Tia : cuih cuih

Abi
Siapakah Abi yang disebut2 di chat antara aku dan Indhy di atas? Hahaha, biarlah hanya aku dan angin saja yang menjawab *halah*. Yang jelas dia banyak menginspirasi puisi2ku....

Oke..sekian dulu dan matur nuwun dah nyempatin baca.
*ndhy… PUAS aku sekarang, hehehe*

To Nawir dan Indhy :

Walo aku sering mencela kalian dengan hal-hal baik...sering menghina kalian dengan sebutan adekku yang ganteng dan cantik...sering membohongi kalian dengan menyebut kalian sebenarnya adalah orang yang paling tidak narsis...tetapi sebenarnya aku sangat menyayangi kalian, dan kalianlah yang membuat hidupku menjadi penuh warna...luv u all!


Song Tittle : I can't smile without you

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 10:18 PM ¤ Permalink ¤ 13 comments
Saturday, January 13, 2007
Sms puisi dari Mas Hudie

Tia,
Hidup mesti dijalani,
Bahagia bukan sesuatu yang mahal,
Karena ada dalam diri,
Bahagia bukan mustahil,
Apapun terjadi karena terletak dalam hati sendiri,
Badai gempa kegelisahan dan semua runtuhan,
Tak mampu mengubah apa-apa,
Kalau sudah bisa lahirkan bahagia di hati,
Yang tumbuh dari hati,
Bukan dari luar hati...

Di perjalanan kereta, Hudie




Dan saya pun membalas puisi beliau ....


Bukan aku belum merasa bersyukur,
Sebagai hambaNya...diriku sudah pernah merasakan kenikmatan,
Tapi kali ini... aku belum bisa merasakan kebahagiaan,
Jiwa ini...Belum juga tersentuh,
Kucari-cari sampai di dasar dan luar hati,
Hanya bisa merasa kosong,
Apa...Mungkinkah kebahagiaan yang takut mendekatiku?

Semarang, 12 Januari 2007
*sms sewaktu di toko roti Selina*


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:24 AM ¤ Permalink ¤ 11 comments
Friday, January 12, 2007
Sms puisi dari sahabat + e mail dari Papah lagi
Kali ini saya akan memposting sms puisi dr seorang sahabat yang saya panggil Mas Hudie, beliau inilah yang pantas disebut seorang pujangga berbakat, ikut milist Lingkar Pena juga kalau tidak salah, dan dari pertama saya baca puisi2 beliau yang ditulis di SB blog saya maupun sewaktu memberikan comment di postingan saya, dan juga sewaktu saya menyambangi isi blognya beliau ( yang walau masih berisi satu postingan, karena kesibukan kerja beliau yang padat ), saya sudah JATUH HATI kepada puisi2nya Mas Hudie, dan atas seijin beliau, lewat teleponnya semalam, saya akan mempostingnya disini. Ada 3 puisi yang dikirimkan lewat sms, dan salah satunya adalah buat saya.
Mas Hudie, saya sangat tersanjung juga karena dibuatkan puisi yang sangat dalam maknanya bagi saya, sampai2 saya tak kuasa menitikkan air mata sewaktu membacanya, kata demi kata…. Matur nuwun ya Mas…
Dan tentu saja, ada puisi balasan dari saya.
Teman-teman, silahkan menikmati.

Puisi pertama :

Aku sudah pilin maut itu tengadah
Tanpa arah
Dari mulutnya mengumpat beku
Remang jalan hinggap sesaat
Bunda, engkaukah yang akan menatihku menuju jalan
(saat tersungkur aku cuma diam)
Dan biarkan mati menjalin bisu
Meski kekasih tak juga tergapai
Ataukah kerna sombongnya
Sehingga
Diam-diam DIA pergi meninggalkan dalam kubang?

Puisi kedua :

Lalang diam,
Sunyi menjuntai di keremangan bukit berduri
Wajah memar,
Topeng retak berisi darah porak poranda
Leak ngakak di tengah malam terpasang di wajah
Tersuruk
Dalam gelap
Malam

Bisakah berubah putih

Puisi ketiga :

Tia,
Melangkah kemana,
Jika jejak yang tinggal hanya duka
Penuh luka.

Saat kesendirian menjamah,
Menelusup di dingin malam
Hanya mimpi yang mampu sirnakan lara.

Sementara untaian mutiara
Yang dijalin satu-satu,
Perlahan menyibakkan sunyi.

Bandung, 11 Januari 2007, buat Tia

Puisi untuk Mas Hudie

Kata Demi Kata


Kata demi kata,
Kubaca dengan lamat
Sembari bergetar ku bertanya…
Tajamnya perasaanmu dari mana datangnya….
Tak pernah sekalipun ku bercerita tentang isi hati,
Sahabat…dan semua sahabat…
Adalah yang melenyapkan sunyi.
Saat ini,
Baru dengan mimpi,
Aku merasakan cinta…..
Dan dengan ibadahku,
Aku menemukan cinta….
Doakan agar dukaku berubah menjadi suka

Semarang, 11 Januari 2007



E mail dari Papah *hiks...jadi t'haru*

Tia anakku apakah kau tahu kenapa pa hampir tiap hari tilp ke baby ? udah pasti kau tahu apa jawabnya.Krn pa kangen ama cucunya tersayang, tapi bukan sesederhana itu anakku. Baby bukan hanya cucuku saja, bagi pa baby adalah seluruh nafas pa,tawa baby adl tawaku,tangis baby adl tangisku. Baby adl api kehidupan pa. Baby adl sinar pagi bg pa. Baby kekayaan terindah buat pa. Baby tiada tara buat pa. Setiap detik dimata pa terlintas bayangnya. Betapa indahnya dan nikmatnya punya cucu. Sayang saat ini pa hrs berpisah ribuan km unt mempertahankan hidup. Pa hanya bisanya berdoa sembari menangis setiap saat . ya Allah berikan kepadaku kesempatan bisa segera kembali dg keluarga dan cucuku sebelum ajal tiba. ya Allah ampuni dosa kami maafkan kesalahan kami, lenyapkan kesedihan kami hilangkan kesusahan kami.Berikan kepada kami kebaikan didunia dan akhirat serta dijauhkan dr siksa api neraka.Amin


Song by Westlife - More Than Words

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:59 AM ¤ Permalink ¤ 10 comments
Thursday, January 11, 2007
Email from my Father

Sebetulnya, sudah sering aku mendapat email dari Papah yang berisi nasihat seperti ini..
Dan selalu saja menggetarkan hati, untuk itu aku ingin membaginya dengan kalian semua
Semoga isinya bisa bermanfaat untuk kita semua...

Isi email :

Tia anakku, pa minta kau jaga sholatmu. Tiap malam bangun shlt tahajud &witir. Sesudah sholat isya lakukan shlt taubat 2 rkt & slt hajat 2 rkt (rkt 1&2 baca srt ayat kursi & srt ikhlas). Selesai sholat hajat langsung sujud dan berdoa minta rezki dan keslamatan. Perbanyak dzikir dan asmaul husna. Tia hrs mau berkorban waktu dan tenaga utk masa dpn BABY DAN KAU SDR. Jangan malas dan menunda kwajiban. Jgn putus asa apalagi takut gagal. Semua keberhasilan dan sukses perlu pengorbanan keiklasan ketabahan dan terus diperjuangkan.Ga ada mukjijat yg akan tiba2 dr langit. Hr ini hrs lbh baik dr hr kemarin. Hadapi masa depan sbg tantangan. Jaga semangat hidup dgn penuh kesadaran. Selalu introspeksi dan perbaiki kekurangan diri. Baby AKAN MELIHAT KAU SEORANG MAMI YG DIBANGGAKAN DAN DITELADANI dmk pula keluarga besar kita. Janji ya ama diri sdr dan papah mulai detik ini akan laksanakan tips papah . Bls mail papa ya wass


I really love u Pah!

Image from gettyimages.com
Song by Westlife - Seasons In The Sun

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:29 AM ¤ Permalink ¤ 15 comments
Tuesday, January 09, 2007
Hurt

Aku mencintaimu,
Masih menyayangimu,
Dengan tangisku, sedihku, meranaku dan nelangsaku,
Hatiku yang kecil ini ternyata masih ada untukmu,
Aku tetap mencintaimu!
Dengan dendamku, amarahku, benciku...
Aku gila belum mampu melupakanmu,
Kemarin, hari ini, dan esok...
Hilang! Lenyap sudah bahagiaku,
Surut oleh egoismu,
Sekarang hatiku menjadi hitam, gelap, dan kosong,
Tapi aku benci pada kenyataan!
Cintaku masih tetap kau bawa,
Cinta istri kepada suaminya,
Shinta kepada Rama,
Rama yang berhati Rahwana,
Matahari! Bakarlah hatiku!
Biarlah cinta ini menjadi debu,
Karena aku masih mencintai yang telah berlalu,
Bulan! Renggut aku dalam malammu,
Dinginkan jiwaku...
Dari rasa sakit yang mendera,
Kuburlah, kuburkan hatiku...
Aku tak sanggup!
Cinta ini terlalu dalam dan menyiksa...

Semarang, 8 Januari 2007

Image from gettyimages.com
Song by Toni Braxton - Unbreak My Heart

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:58 AM ¤ Permalink ¤ 12 comments
Sunday, January 07, 2007
Baby Tiramisu
Halo...kuis di bawah ini belom aku tutup kok, yg mau ikutan, ikut aja, gpp....dan terimakasih untuk partisipasinya yang udah mau ikutan :)
Ini cuma mau posting hasil rancanganku yang pertama dalam hal membuat baju anak2, dan aku pakai modelnya anakku sendiri, hehehe, kan gratis, lagian ini emang baju rancanganku utk Baby.
Tapi yang mau ikutan pesen baju anak dengan model2 lain, dan dipastikan modelnya itu terbatas, boleh langsung e mail ke iguabonk@yahoo.com
Yang Baby pakai itu ukurannya L dan merknya Baby Tiramisu.
Minta pendapatnya untuk hasil rancanganku ini yaa :)
Intinya sih ini rok model balon, bisa untuk ke Mall atau acara2 resmi lainnya.

















Song by West Life - You Light Up My Life

dedicated for Baby Aisha Maritza Virginia


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:36 AM ¤ Permalink ¤ 21 comments
Friday, January 05, 2007
Intermezzo Quiz 2

Waktu di salon, lagi2 baca di Femina....tertarik dengan topik yang sama untuk dijadiin kuis di blogku...kuis tanpa hadiah yaaa :)

Question :
" Oh...Bahagianya kalau..... "

My Answer :
" Kalau bisa memberikan keluarga baru untuk Baby, anakku sayang...dan cepat diterima bekerja di perusahaan yang mapan "

So,bagaimana dengan jawaban anda?

*Jawaban dengan unsur pornografi dan
SARA sudah pasti akan saya delete*


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 8:42 AM ¤ Permalink ¤ 39 comments
Wednesday, January 03, 2007
Love

Cinta adalah imajinasiku...
Coretan fikiran hatiku...
Tentang kamu...
Bahagia, sedih, tawa, tangis...
Terjalin lembut seiring jalannya waktu...
Cinta adalah ungkapan jujurku...
Ucapan malu-maluku...
Ketika aku bisikkan padamu...
Cinta adalah debaran kencang jantungku...
Jiwaku yang terasa damai...
Rasa ingin memiliki dan melindungimu...
Cinta adalah tulisan-tulisanku untukmu...
Dan ungkapan perasaanku yang tak bisa terlukis dengan kata...
Rangkaian indah wujudmu...
Dalam angan dan imajinasiku...
Aku masih bisa merasakan cinta di kala aku sakit...
Aku masih kuat dikala aku jatuh...
Semua karena cinta...
Cinta kita...
Dan cinta Allah pada kita...
Thanks for loving me...
since October 3rd


Semarang, 3 Januari 2007


image from gettyimages.com
song by Mbak Celine Dion - Because You Loved Me

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:50 AM ¤ Permalink ¤ 17 comments
Tuesday, January 02, 2007
Aku dan kisah malam tahun baruku



Wah, acara nonton kembang api di Pantai Marina dekat rumahku jadi gatotkaca ( gagal total kaco capeee deee…>> maksa bangetz ), ikutin aja ceritanya yg gak seru ini.
Sekitar jam 3 sore, sepupuku S telpon, ( wah kebeneran nih dlm hatiku, bisa minta traktir atau sapa tau di ajak ke pesta taun baruan, karena si S ini kerja di radio nya Kawula Muda yang kayak franchise gitu deh alias tersebar di kota2 besar…alah…daripada kmu yang baca susah mikir, Prambors itu loh. Jeng S ini sering dapet undangan2 gratis nongkrong di café mana githu, sapa tau kan aku kecipratan >> alah..ngarep )

Aku : S! taun baru kemana?
S : Gak kemana-mana….eh, ini lagi di jalan mau ke Hero ding, mau belanja.
Aku : Wah, mampir sini lak wes, kan deket, disini banyak makanan kok.
S : Wah jauh Ya…kalau ga males sih mampir deh.
Aku : ( mikir ) Lho, kamu di Hero mana? Candi po?
S : Ya iyalah, cedak omah ( dekat rumah )
Aku : Oalah kirain Hero Puri
S : Haa ngapain aku sampai sana?
Aku : Hehehe, wah, mau masak yah?
S : Iya nih, pengen masak cumi-cumi goreng tepung, eh kalo cuminya ga ada atau habis ya gak jadi, hehehe, trus masak spaghetti, …trus bitterballen kayak kroket gitu
Aku : ( huu…peeengeeen ) Kalo cumi nya gak ada ganti ayam fillet aja S, kan enak. ( aku kan pecinta ayam sejati, muach ), eh opo? Bitterballen? Alah… emang kamu bisa?
S : Enak ya Nek ayam? Bitterballen nya kalau jadi sih hehehe
Aku : Enak, eh kejunya di spaghetti yang banyak yah…hehehe
S : Kamu ke rumahku lak wes, bantuin makan nih, kayaknya Si K ( sepupuku yg lain ) juga mau ke rumah.
Aku : Iya nih, aku juga dapet sms dr K, tanyain taun baru kemana. Masalahnya aku nanti malam mau ajak Baby nonton kembang api di Marina.
S : Alaaah, nonton dr rumahku aja, malah bisa keliatan dr mana2, mau liat ke Grand Candi bisa, simpanglima bisa. Ajak Baby ama Mamahmu ke rumahku. Lagian ntar malam aku sendirian aja nih, Mas I ( kakaknya dia ) paling pergi dan baru pulang jam 1 an gitu. Kamu bantuin makan deh atau nginep sekalian disini>> terdengar ngarep, hehehe.
Aku : Kamu nggak ada acara di Prambors? Atau temen2mu gak ada yg ke rumah?
S : Ada undangan sih, kalo mau dateng, tapi males, pengen di rumah aja, mau masak, Aku sendiri kok, nggak ada temanku yang ke rumah.
Aku : ( walah…kasihan juga ) Hm, aku tanya Mamah dulu deh, pengen sih sekali2 ajak Baby nonton kembang api yang jelas gitu. Aku ke sana deh, tapi mungkin jam 10 an pulang. ( teringat sesuatu ) Eh S! Kamu kan lagi nyetir yah, nanti disambung lagi deh telponnya.
S : Iya nih, baru sampai, aku parkir dulu yah, dahhhh
Klek….

Sepupuku S dan Mas I emang lagi berdua aja di rumah, mamahnya alias budheku lagi menunaikan ibadah haji, mana mereka pake pembantu yang nggak nginep, jadi rumah mereka tuh kosong melompong palagi kalo mereka berdua pas kerja. Hiii ngebayangin si S sendirian di rumah 3 lantai itu. Trus mulailah aku merayu2 Mamahku yang emang suka malas bepergian ini dan beliau memakai alasan bensin boros…( iya sih, bensin mobilku tiba2 jadi haus banget kalo mendaki ke rumah S >> tau nggak jalan Jangli Dalam kayak apa, tanjakan ala 45 derajat, ditambah jarak dari Puri ke Jangli yang emang jauh, hikz ).
Akhirnya daripada nggak dibolehin nemenin si S ( sambil makan spaghetti, hehehe ), aku mengusulkan bawa motor aja ke sananya. Dan sendirian, tanpa Baby apalagi Mamah. Ya udah, akhirnya aku menjanjikan pada Baby yang udah semangat 45 ( terbukti dengan melepas kepergian maminya dengan loncat2 mulu kayak kelinci sambil ngoceh2 “Kembang api…kembang api” ) buat nonton kembang api untuk pulang jam 10 malam dan aku janji akan menelpon dia dr rumah sepupuku ntar malam ( biar si Baby nggak ketiduran, toh dia dah dapet tambahan jatah tidur siang beberapa jam lebih ).
Akhirnya aku berangkat, sempet mampir ke warnet ( hehehe, teteup ), posting, sapa2 di SB, trus 1 jam kemudian berangkat menuju rumah nya S.
Sampai sana, dibukain pintunya lama banget, ruang tamunya di lantai 2, ternyata S dan kakaknya lagi di lantai 1, lagi masak di dapur, so, aku ngetok2 pintu ampe jenggotan juga nggak bakal dibukain. Akhirnya aku berdo’a dengan khusuk ( halah! ), sambil sok pake telepati ( nggak masuk akal! ), sambil mencet2 bel rumah ( yang ternyata katanya S , bel rumahnya mati…hikz ), trus sambil ngetuk2 jendela pake kunci motor ( kan lebih nyaring bunyinya, masuk akal kalo ini ), akhirnya dibukain pintu deh ama Mas I. Lah dia ternyata udah rapi dan wangi, siap2 mau pergi.
Trus langsung deh aku ke lantai 1, S nya udah hampir selesai masak, nyem nyem, sambil icip2 ayam goreng tepung yang di fillet sendiri ama S ( icip2 kok banyak, hehehe ), akhirnya hanya kita berdua aja deh di rumah itu, sepupuku si K nggak bisa datang, karena pacarnya malu kalau disuruh nganterin ke rumah saudaranya, malu ketemu ama saudaranya si K gitu… ( pacar yang aneh, hehehe, ngapain juga malu, tokh aku sering juga ngeliat mukanya di Hpnya si K ).
Akhirnya aku makan spaghetti dan ayam fillet goreng tepung tempura berdua ama S, sambil nonton TV dan ngobrol. Dengan ditemani dering telpon dan sms dari Hpku dan dia ( wah sering dia dong, maklum orang sibuk dan banyak penggemar, hehehe ). Aku sih cuman ditelpon dari temanku di Palembang dan sms2 dari Abi tersayang ( sorry Bi, nggak bisa balas, karena simpatinya pas trouble ). S sendiri cowoknya kan kerja di Jakarta, trus malam taun barunya cuman diisi dengan tidur ( “hehehe, nggak asyik orangnya, dia nggak kenal taun baruan, kenalnya cuman Idul Fitri ama Idul Adha doang untuk kumpul2 ma keluarganya di Bogor.” kata S,”Bagus dung…tapi kalau kalian nikah, pasti kalian bisa menyesuaikan kebiasaan masing2.” Kataku ).
Nggak kerasa setelah acara makan dari ruang tamu pindah ke kamar tidur Budheku, sambil nonton TV, udah jam 9 malam gitu, aku langsung pinjem flexynya S buat telpon rumah.
Ternyata Baby dah tidur ( walahh ), dan Mamahku agak malas buat nonton kembang api, ya udah, akhirnya aku malah disuruh nginap sekalian di sana.
S sih sukacita ( kayaknya…hehehe ) aku mau nginap di rumahnya dia. Acara ngobrol sambil nonton spiderman 2 di Trans TV pun dilanjutkan, wah jam 23.30, Mas I ternyata pulang, tapi S dah tepar di sebelahku ( kecapekan masak kali, karena aslinya dia tuh bisa kuat tahan kantuk ), yah aku juga jadi ikutan ngantuk dehhh…
Antara dunia mimpi dan sadar, Mas I datang ke kamar tempat kami ber2 tidur, “S, kamu nggak pengen nonton kembang api to?” tapi ga terdengar jawaban dr kami berdua, akhirnya dia ke lantai 3 menuju kamarnya. Saat itu aku ama S boboknya di lantai 2.
Aku sendirian deh yang akhirnya ke lantai 3 buat nonton kembang api, kupanggil2 mas I yang asyik komputeran di kamarnya buat nemenin nonton di balkonnya *sendirian takut, habis bukan zona wilayahku sih*, wah asyik juga sih punya rumah di dataran tinggi, walau rada2 miris kalau lihat ke bawah, karena di bawah rumah sepupu itu kayak jurang yang padat perkampungan gitu. Tapi keuntungannya bisa lihat pemandangan kemana-mana.
Nah, mulai deh permainan kembang apinya , padahal belom jam 12 tepat, aku bisa lihat ( dengan Mas I sebagai navigatornya hehehe ), kembang api yang main di Simpang Lima, di hotel2 berbintang di daerah Semarang Bawah, di PRPP , pantai Marina, dan Kampung Laut ( yang deket rumahku ), juga di perkampungan2 deket rumah sepupu ini. Bagus deh…apalagi ditemani dengan sinar bulan, jadi terang langit malam itu.
Wah, jadi kebayang berapa ratus juta uang yang dibelanjakan untuk kembang api oleh warga Semarang. Tapi jgn dibayangin yang susah2 deh, tokh aku nggak ngeluarin uang buat menikmati kembang api. hehehe.
So..Itulah kisah malam taun baruku…panjang ya bow? Thanks 4 reading!
Sorry yah flash foto ama ceritaku nggak nyambung, pengen aja majang foto2nya Baby di blog ( termasuk ada gambarnya dia, tapi kertas gambarnyanya dilipet2 ma Baby karena rada ngambeg aku ga mau kasih nilai *habis masih ada bidang putih yg belum diwarnai ama dia*, tapi akhirnya aku kasih nilai B )
Aku juga nggak foto2 kembang apinya, lagian kan dah pada tahu bentuknya kan? Hehehe.

Capeee Deee….
“angin-berbisik”

Song by Mas Christian Bautista - Colours Everywhere



Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 4:16 PM ¤ Permalink ¤ 5 comments