Google
 
Tuesday, July 31, 2007
Miracle











Model : Baby and My Mom

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:10 AM ¤ Permalink ¤ 26 comments
Tagged: 8 Things about me that I can think of....
I've been tagged by Mbak Fitta...
Maaf banget yah Mbak, baru bisa di posting sekarang… :P

1. Penyayang
Saya penyayang dan pecinta sejati, gubrakz…

2. Hobi Nulis
Saya suka nulis…dimana saja…kapan saja.

3. Tukang foto
Selalu bawa digicam kemana2.

4. HP’s Addicted
Nggak bisa jauh dari HP, karena multi guna, terutama buat sms-an dan agile.

5. Kutu Buku
Tiada hari tanpa membaca, dan setiap pagi harus baca koran.

6. Nggak banyak bicara
Baru tau yah?

7. Romantis
Kata si dia sih saya romantis banget, bagaimana menurut anda?

8. Perhatian dan gampang khawatir
Untuk orang2 terdekat saja :P

Nah, mbak Fitta, selesai juga kan peernya? Hehehehe….

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 5:59 AM ¤ Permalink ¤ 10 comments
Thursday, July 26, 2007
Kota Lama, Semarang












Kota tua....menyembunyikan gairah dan geliat tersendiri dalam kehidupan di Semarang

Penuh misteri dan pesona, ah andai semuanya itu bisa berbicara...

Senja, thanks sudah menemani dalam setiap laju bidikanku...


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 10:03 AM ¤ Permalink ¤ 28 comments
Tuesday, July 24, 2007
Lelap

Tidurlah pak tua…

Jelajahi belukar mimpi…

Berbagi lelah dengan Tuhanmu…

Semarang, 24 Juli 07

Picture taken by angin-berbisik at the ancient city, Semarang

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 9:09 AM ¤ Permalink ¤ 26 comments
Monday, July 23, 2007
Sepenggal Dialog

Irman : Kehabisan kata-kata untuk melukiskanmu

Setia : Kok bisa?

Irman : Bagiku engkau yang terindah, masterpiece… maha karya…

Setia : Gombal!

Irman : Sapuan kuasku menjadi penuh warna ketika membuat sketsa tentangmu

Setia : Pliss deh…

Irman : Beratus-ratus kanvas tak akan habis bila sudah kujajahi dengan imajinasiku tentangmu

Setia : Ampun…

Irman : Selalu ada cara terbaik untuk menceritakan semua kisahmu, bahkan arah kakimu melangkah pun, bisa kuceritakan dengan indah

Setia : Alah…

Irman : Pahatan sempurna…sebuah lukisan hidup…engkau begitu indah, bahkan hatimu pun membuatku tak mampu berpaling

Setia : Ngigo nih,…

Irman : Aku rela terbawa hatimu…bahkan jiwamu, kurelakan pergi melayang…lemah laksana tertiup angin

Setia : Jijay…

Irman : Bahkan jika kau cemberut seperti sekarang, yang tampak hanyalah sebuah keindahan yang tersamarkan…

Setia : Tobat gue! Masak jeruk makan jeruk sihhhh….

Iseng banget…karena lagi blank di saat weekend.

Lagu di blog saya ganti lagi dengan I Finally Found Someone – Bryan Adams and Barbara Streisand


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:30 AM ¤ Permalink ¤ 14 comments
Saturday, July 21, 2007
Malas Posting

Lagi mau dengerin lagu ini ah bareng2 ama pengunjung blog saya, judulnya If I Never See You Again by Wet Wet Wet

Ini lagu lama, zaman saya SMA….:P, saya suka musiknya dulu…trus liriknya….

Yo wes, selamat didengarkan aja….pokoknya lagu ini romantis banget *bagi saya*

Ohya Wiken pada mau ngapain nih?

Kalau saya, Sabtu siang ini akan berkumpul dengan sahabat saya di SMA…*ada yg tanya nggak sih?*

Minggunya paling di rumah aja…mainan ama Baby… :P

*lagi ndengerin lagu sambil mikir2 selanjutnya mau posting apaan ya…*


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 8:04 AM ¤ Permalink ¤ 13 comments
Wednesday, July 18, 2007
Awan Pembunuh
Aku ingin membunuhmu!
Sisi gelap dalam diriku,
Tak kupungkiri...
Para penikmat keliaranku,
Tak kudustai...
Adrenalin yang menggeliat bergejolak,
Kutapaki jalan imaji suramku,
Aku benci suara iblis hina!
Yang merayu, merasuk...manis, memikat...
Seperti memukul gendang bujuk dalam setiap senti ususku,
Menodai setiap kepingan darah yang mengalir di arteriku,
Gila...Syahwat...Aaarrrghhh!
Terkutuk!
Takkan kuserahkan hatiku kepada kebathilan,
Bahkan bila harus khianati raga sendiri,
Lalu...
Kutorehkan warna terang awan dalam gelap asaku,
Dan kusebut dia...
Awan pembunuh

Semarang, 17 Juli 2007
*tak selamanya puisi itu romantis, kawan...*

Background Song : Smoke Gets In Your Eyes

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:34 AM ¤ Permalink ¤ 22 comments
Monday, July 16, 2007
Obrolan Tentang Baby
Suatu saat puteriku bertanya,
"Mami, aku kapan punya Papi baru?"
Aku pun menjawab,
"Yah, berdoa aja, minta kepada Allah..."

Ketika Papi kandungnya pulang setelah menengoknya,
"Mami, katanya Papi baru? Berarti nanti Papiku dua? Kembar dong..."
Aku pun menjawab,
"Berarti Baby enak punya Papi dua, tapi ya nggak kembarlah Beb..."

Ketika aku ditelepon Mas Ridha,
Baby : Mami...Mami...Itu siapa?! Siapa sih?! ( keras banget suaranya dan terdengar sangat antusias )
Mas Ridha : Hehehe, Itu Baby yah?
Aku : Iya
Baby : Siapa sih Mi?! ( kepalanya mendekat ke HPku )
Aku : Hm...teman Mami Beb... ( Aku lihat Baby hanya tersenyum dan melanjutkan nonton TVnya, dan aku pun menunggu reaksi Mas Ridha *yang kusebut tadi dengan te-man*, tapi untungnya dia gpp aku sebut dengan teman di depan anakku...)

Aku hanya tak ingin puteriku bereaksi berlebihan dengan 'pria yang kusebut dengan kekasih', oleh karenanya aku sering menolak secara halus pria yang ingin main ke rumahku, karena pernah suatu saat aku mengajak 'si kekasih' ke rumah, dan ternyata pertemuan mereka membekas di hati puteriku.
Dan ketika aku putus dengan 'si kekasih', dan itu berarti kami tak bertemu lagi, terkadang puteriku masih menanyakan keberadaannya :
"Mami, kenapa yah si Om ngga main ke sini lagi? Aku kangen..."
Baby terlihat sangat merindukan figur seorang Ayah, tak heran ketika pria-pria itu datang, Babylah yang selalu nempel kepada mereka, duh...padahal aku selalu berusaha menjadi figur Ayah bagi puteriku, tapi tetap saja beda ya...

Contohnya kemarin, sewaktu aku ajak Baby pergi ke pemancingan, walau aslinya aku malas banget kalau disuruh mancing *wong nyerok aja bisa..:P*, tetapi karena Baby suka ( dulu sering lihat Papinya mancing dan selalu mendapat ikan ), jadilah kuturuti kemauannya dengan pinjam peralatan memancing, kutengok kanan kiri...hiii ngga ada Ibu-ibu yang mancing, tapi ya sutralah...demi anak juga kan....dan bisa ditebak deh, sekali kulempar kail, senarnya langsung nyangkut ke ranting pohon di depan pondokan, kemudian mancing selama setengah jam, nggak ada ikan sama sekali yang nyangkut di kail, padahal laki-laki yang duduk di pondokan sebelah kami sudah berulang-ulang kali dapat ikan, kulihat tampang Baby yang kelihatan agak kecewa, hehehe nasib...
"Sini, aku aja Mi."
Baby pun meraih pancingku, melemparnya iseng, dan tanpa umpan sama sekali.
5 menit kemudian....
"Tuh kan dapet."
Ikannya kecil banget, mungkin cucunya ikan yang besar.
Tapi keren euy,...daripada aku, mancing nggak dapat-dapat.
Hahaha, bakat si Papi nurun ke anak nih...
Dan kulihat Baby terus menerus tertawa girang.
Menertawai ikan kecil hasil tangkapannya...dan mungkin juga menertawai 'kekurang bejo-an' Maminya, hehehe....

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:37 AM ¤ Permalink ¤ 22 comments
Saturday, July 14, 2007
Quiz dari Bune Salma

Kebetulan nih, pas lagi blank mau posting apaan, dapat peer dari Bune Salma, yuk yak yukzz, di cek jawaban2 saya….

Grab the book nearest to you, turn to page 18, and find line 4

yang kelihatannya bisa meremukkanmu dengan sekali tekan!”
( Saya lagi baca Zona@Tsunami nya mbakyu Dewie Sekar untuk yang keSEKIAN kalinya, entah deh...magnet apa yang dimiliki buku ini sehingga saya suka banget bacanya…, dari pertama saya lom kenal ama sang penulisnya, dan sekarang udah kenal banget ama Beliau, Mbak…pokoknya buku njenengan yang paling TeOPe, saya suka banget!! )

Stretch your left arm out as far as you can

Saya bisa menggapai……….Bantal!
( yap, karena saya lagi garap peer ini di atas kasur, huhuhu )

What is the last thing you watched on TV?

Apa ya…jarang banget nonton TV…kalau ngga salah sih kemarin siang sempat nonton Insert, itu aja yang nyetelin TV di kamar, Mamah saya. Beliau mau nunjukkin berita penguburannya Taufik Savalas.

Without looking, guess what time it is :

Jam 5. 20 pagi *karena tadi saya bangun jam 4.30, trus karena masih palang merah, nggak bisa subuhan, jadi habis nyetor di kamar mandi, langsung nongkrong di kasur, ngerjain peer*

Now look at the clock. What is the actual time

Jam 5.15, hmm terpaut 5 menit, tapi siapa tahu jam dinding di kamar terlalu lambat *hehehe, ngeles nih*


With the exception of the computer, what can you hear?

Nggak ada, cuman lagu No Me Ames di laptop yang didengerin pake headset *iya, soalnya di depan saya saat ini lagi ada sleeping beauty, si Baby…saya nggak mau ganggu tidurnya*

When did you last step outside? What were you doing?

Tadi malam, pergi ke Cimal sama sohib saya Dini…saya awalnya mau nonton Harry Potter yang jam 18an, tapi malah dapat tiket yang jam 21.20 *mana duduk no 2 dari depan lagi*

Before you started this survey, what did you look at?

Mamah di ruang tengah, laptop dan my sleeping beauty di kamar.

What are you wearing?

Kaos dan celana, baju resmi kerajaan di kala malam…

Did you dream last night?

Duh, jarang mimpi…

When did you last laugh?

Bila bersama sohib saya Dini, saya selalu tertawa…berarti tadi malam itu…karena tadi malam kami sempat menertawai adegan2 dalam Harry Potter


What are on the walls you are in?

Jam dinding, foto saya waktu SMA, ama gantungan untuk tas…


Seen anything weird lately?

Adegan dalam film Harry Potter kan aneh2 semua…tapi yang paling aneh adalah Tampangnya Lord Voldemort yang nggak berhidung?!!! Ya ampun, padahal mukanya Ralph Fiennes aslinya kan cakep banget! Muka2 bangsawan aristokrat Inggris gitu…

What do you think of this quiz?

Biasa aja…. :P, becoz I love quiz…solusi tepat di kala lagi kosong ide postingan

What is the last film you saw?

Harry Potter di Citra 21.

If you became a multi-millionaire overnight, what would you buy?

Lom kepikiran…karena kayaknya ngga mungkin banget….Tapi andai itu terjadi, better keluarin zakatnya dulu dehhh…

Tell me something about you that I don't know :

Saya orangnya tegas *wedew* apalagi dengan kaum adam yang pedekate. Pokoknya sekarang, kalau nggak cocok di awal, mending nggak diterusin…

If you could change one thing about the world, regardless of guilt or politics, what would you do?

Turunkan harga sembako…dan mengubah semua sikap pemimpin negeri ini ala Umar bin Khatab, jadi rajin turun ke jalan..lihat langsung keadaan masyarakat.

Do you like to dance?

Suka banget sih sebenarnya, tapi emang sekarang mau nge-dance ama sapa? Besok aja kali yaa…nge dance private ama Suami *hahaha*

Imagine your first child is a girl, what do you call her?

Alhamdulillah, nggak perlu di imagine, emang anak pertama saya kan cewek :P, ya…saya panggil dia Bab…kadang nduk, kadang nok, kadang tomblok *tapi dia sekarang protes dipanggil tomblok, malu katanya*, tapi saya seringnya panggil dia sayangku…

Imagine your first child is a boy, what do you call him?

Biarpun anak cowok saya punya nama, tapi pasti akan sering saya panggil dia sayang

Would you ever consider living abroad?

Pokoknya saya akan ikut suami besok, mau dia di iglonya Alaska atau di bantaran sungai Amazon, pokoknya saya ikutttttt…

What do you want God to say to you when you reach the pearly gates?

Alhamdulillah, akhirnya hambaku Tia masuk juga ke sini, Congratulation Tia….* ya ampun khayalan tingkat tinggi nih…tapi Insya Allah saya akan terus berusaha agar bisa masuk ke sana…*

Loh, udah selesai ya? Lagi seru-serunya njawab, kok habis?! Hehehe, Kurang banyak nih pertanyaannya…

Oke for the next victims, saya tunjuk Mamanya Safa di Jepang yang lagi sibuk ber ikebana ria, kemudian tunjuk Feli a.k.a Satona yang lagi memburu barongsay di Hongkong, untuk Mbakyu Dewie Sekar yang saat ini sedang ‘pusing’, hehehe…daripada pusing mending iseng ngerjain peerku Mbak…:P, terus Hannie yang sedang iseng ngerumpiin telur2 temannya :P, tunjuk lagi ke Mbak Deenda yang harus bisa rela ngelepasin nintendonya sesaat, demi ngerjain peer ini, wekekeke :P ohyaaa dan satu lagi, buat dek Zawa yang lama nggak pernah minta kopi ama gorengan di blog ini…


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 6:26 AM ¤ Permalink ¤ 7 comments
Friday, July 13, 2007
Baby's Story
Puteriku di 5 tahun usianya,
Kakinya tak bisa diam,
Selalu menghentak kesana kemari,
Apalagi kalau memakai sandal merah muda dari yangtinya,
Yang selalu berbunyi tuk...tuk...tuk...bila dipakai berjalan,
Baby suka sekali menghentakkan kakinya,
Dimana saja...tempat sepi...ramai...cuek dengan keadaan,
Kakinya tak bisa berhenti bergerak,
Berjinjit, berputar-putar, melompat,
Duh...apa mungkin dia berbakat menjadi seorang tap dancer yah?
Yangti pun terheran-heran melihat perubahan cucu tersayangnya,
Di 5 tahunnya Baby berubah menjadi super dupper aktif,
Pernah aku menegur kebiasaan selalu bergeraknya itu,
Kala itu sedang berada di tempat ramai,
Dan kakinya terus saja menghentak kesana kemari,
Seperti ada baterei energizer baru di sepasang kakinya,
Tapi bisa ditebak... teguranku tak mempan,
Akhirnya aku hanya diam,
Dan menikmati saja tariannya,
Yang polos, indah, dan lucu....

Semarang, July 2007

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:17 AM ¤ Permalink ¤ 12 comments
Good Night Mas Ridha....
Kekasih...kekasih...
Tidurlah dikau,
Berselimutkan sutera keindahan hati,
Ditemani desah nafas yang lembut,
Malam pun enggan mengusik damai lelapmu,
Sinar bulan merangkul dan mengurai mimpi-mimpi indah untukmu,
Kekasih...kekasih...
Roman percintaan anugerah sang Maha,
Yang diciptakan untuk kita,
Membuat senyum slalu memperindah wajah pulasmu

Semarang, July 13th 3007

Neu Background Song : For The First Time by Kenny Loggins

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:12 AM ¤ Permalink ¤ 3 comments
Wednesday, July 11, 2007
No Tittle
Sparking...Sparkling...
My heart is sparkling,
When I take a breathe and find your name in the air...


July, 11 2007
Background Song : You're Beautiful - James Blunt

Sebuah puisi singkat yang kubuat di sela nunggu pesenan nasi goreng matang semalam...
untuk siapa2nya,biarlah menjadi rahasia hatiku...
sapa tau juga bisa untuk penjual nasi gorengnya...:P,
Let the time answer it...Yang penting, masa-masa kesedihan sudah lewatttt :P

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:29 AM ¤ Permalink ¤ 13 comments
Monday, July 09, 2007
Takkan Ada
Takkan ada lagi cerita di masa lalu,
Yang bisa kubisikkan kepadamu,
Kan kututup semua lukisan kenangan,
Tentangmu...Tentang kita...
Dan aku hanya bisa berserah kepadaNya,
Dengan segenap keimanan dan kerendahan hatiku,
Menatap tegar masa depan,
Membawa cintaku yang hilang,
Terkubur bersama setitik harapan,
Dan ku akan berlalu...bersama cahaya yang terindah,
Puteri kita...

Semarang, 070707

*Dan takkan ada lagi kusebut sosokmu dalam ceritaku, sekarang kita adalah sahabat dalam membesarkan seorang titipan Ilahi, bersama melakukan apa saja yang terbaik untuk dia, puteri kita...*

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:09 AM ¤ Permalink ¤ 18 comments
Met Ultah Sayangku...

Babyku sayang…

Biarkan api cinta mami menghangatkanmu di kala malam,

Biarkan kasih sayang mami menyelimutimu di lelap tidurmu,

Biarkan impian mami menjadi penghias mimpi2mu,

Biarkan kerinduan mami menjadi obor semangatmu dalam menapaki hidup,

Selamat ulang tahun Babyku sayang,

Cintaku, sayangku, bidadariku, surgaku, cantikku….

8 Juli 2002 – 8 Juli 2007

Background song Tompi – I am falling in love ( everyday I fall in love with my baby )


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:05 AM ¤ Permalink ¤ 15 comments
Saturday, July 07, 2007

Email dari Papah hari ini,...


Ya ayo bangkit, jgn semua disesali, kembalikan kpd Allah. Ambil hikmahnya dan indahnya. Ingat semuanya hanya titipan Allah yg ga abadi sifatnya. Ikhlas dan cari ridhoNya. Ini ujian buat Tia semoga Allah meningkatkan derajatmu. Sabar dan tetap tawakal cah ayu. Eling ya kau dititipi Allah harta yg ga ternilai besarnya...Baby sayang. Ok skrg saatnya konsen cari krj. Pa baca di SM ol masalah optimis cari krj dan komentarnya. Coba ya baca mungkin berguna. Oh ya tlg puasa sunnah dan jaga sholat sekalian buat teladan baby. Peluk cium erat2 buat ber3. Super I luv U. Wass

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 10:17 AM ¤ Permalink ¤
Friday, July 06, 2007
Tia...yang kuat yah!
Hari ini benar-benar berat untukku…

Pagi kemarin aku putuskan untuk break up dengan seseorang, padahal baru 3 minggu kami memulai hubungan, kepalaku sudah nyut nyut sejak kejadian itu…

Pulang ke rumah, lagi konsen buat makan siang sambil ditemenin Baby, tiba-tiba Asistenku si Mah, teriak-teriak sambil cari kunci pintu,”Mbak, Bapak datang…Bapak datang!”
Aku di meja makan, hanya bengong menatap Mamah yang sedang berbaring di dipan ruang tengah,”Bapak siapa to Mah?!” tanyaku dengan Mah yang sibuk mondar-mandir kebingungan.
Dalam hati aku menebak-nebak, apakah Bapaknya Mamah *eyang kakungku yang biasa kupanggil Bapak* atau Bapak si tukang air.
“Itu lho Bu, Bapaknya Mbak Tia, Bapak Putro,” si Mah berkata kepada Mamahku sambil bersiap mau membukakan pintu.

Jderrr…rasanya kepalaku dipukul palu, langsung pusing banget…Aku belum siap ketemu dia, walau sudah setahun belum pernah ketemu sama sekali…Aku pandangin Mamah yang juga kaget, langsung saja aku tinggal makan siangku yang baru sesuapan, aku intip lewat kaca di ruang tamu, Ya Allah,…benar itu memang mantan suamiku….
Langsung aku sambar pashmina, untuk menutup rambutku, dan membukakan pintu untuknya.
Tidak ada dialog antara kami, semuanya kaku, rasanya mungkin seperti bertemu musuh dalam selimut, aku rasakan mukaku pucat, kaku sekali, kucoba menarik segaris senyuman, tapi rasanya kok seperti menyeringai…Jadi aku hanya menatapnya aneh.
“Kenapa datang?” Kataku super dingin.
Dia juga menatapku dingin, “Baby mana?”
Aku menyuruhnya untuk duduk dulu di teras…
“Kok nggak bilang-bilang dulu sih, lewat sms kek…telepon..”
“Ketemu anak sendiri masak harus bilang…lagian responmu terhadap smsku juga begitu…”
*Ya,…karena aku memang menghindar dari kamu…ngga tau apa? aku masih ‘sakit’ ama kamu*
Aku hanya diam…lalu selama 5 menit kami terus beradu argumen, sampai akhirnya…
“Masuk aja Mas, aku panggil Baby dulu.” Aku pun langsung ke dalam mencari anakku, diikuti oleh mantanku yang langsung duduk di ruang tamu.
Baby sedang di kamar, bersama Mamahku, aku langsung berkata pelan kepada anakku,”Bab, dicari Papi tuh di luar…nanti Baby salim Papi yah..”
Anakku pun mengangguk pelan, ah…hatiku benar-benar gelisah, aku bingung,…antara sakit, senang, susah…ketika melihat Mamah, aku pun menitikkan air mata, “Aku susah Mah…” , “Ya udah, kamu nggak usah nangis to…sana dihapus dulu.” Baby juga ngeliat pas Maminya (aku) nangis, dia cuman tersenyum tipis…mau tak mau, aku juga tersenyum padanya. Oh, malaikat kecilku….Ya Allah, beri aku kekuatan *itu terus yang aku bisikkan dalam hati, untuk memompa kekuatanku untuk bertemu dia, dan melihat dia bertemu anak kami* mungkin bagi pembaca, tingkahku ini aneh…mau ketemu mantan suami aja kok sepertinya repot sekali mengatur hatinya…tapi inilah yang terjadi kepadaku sekarang….Duh Gusti…

Aku pun bersama Mamah mengantarkan Baby kepada Papinya, dan kejadian selanjutnya juga membuat aku tak kuasa menahan air mataku, mantanku memeluk Baby erat, menghujani anakku dengan ciuman, tampak sekali dari hati mereka, sama2 memendam rasa rindu yang luar biasa…Aku hanya bersender di dinding ruang tamu, lunglai, sambil sesekali menyeka mataku yang basah, Oh Ya Allah, andai waktu ini bisa Kau hentikan…atau apabila aku tak malu kurang ajar meminta kepadaMu, ingin rasanya kuputar ke masa lalu ketika kami dulu bahagia bertiga, utuh dalam satu keluarga….

Selesai moment itu, kami pun duduk bertiga di ruang tamu, tadinya Mamah sempat menemani juga, tapi kemudian langsung memberi kesempatan kami untuk ngobrol. Mantanku membawa oleh-oleh baju untuk Baby, sungguh baju yang sangat mahal, tapi semua menjadi tidak terlalu berharga, ketika mengingat dia memilih bercerai denganku, dan meninggalkan aku dan Baby.
Aku hanya diam saja, entah apa yang aku rasakan, aku tak bisa lagi merasakan perasaanku, yang bisa aku rasakan jelas hanyalah kepalaku yang nyut-nyut,dan aku hanya bereaksi ketika melihat Baby yang bercanda dengan Papinya, ikut tertawa ketika dia tertawa, terkadang aku menatap diri mantanku, ah…tidak ada yang berubah darinya, semua tetap sama, tapi aku memang tidak merasakan lagi pancaran sayangnya untukku…tidak ada, semuanya kosong….
Ditengah-tengah adegan kemesraan antara Papi dan Anak, dia bertanya kepadaku,”Terus ini gimana?”
Sebenarnya aku sudah tahu apa maksudnya, dia pasti ingin membicarakan tanggung jawabnya kepada Baby.
“Gimana apa maksudmu Mas?” Tapi ini yang keluar dari mulutku.
“Tanggung jawabku terhadap Baby, uang bulanan, sekolah…”
“Sudah setahun kan kamu nggak nafkahi Baby…”
“Iya, semua akan aku hitung, itu hutangku selama setahun, dari dulu juga aku mau tanggung jawab, kamunya yang menghindar…”
*Memang aku yang menghindar…yah karena aku belum siap berhubungan lagi dengan dia*
“Kalau mau membicarakan ini, sebaiknya kita keluar saja, jangan di rumahlah…” Aku berkata kepadanya.
“Oke, sambil makan siang.”

Akhirnya kami bertiga *aku, mantan, dan Baby* pergi ke Mall, rencana kami memang ingin menyenangkan Baby, tujuan pertama adalah Pizza Hut di Plaza Simpanglima, di sela2 lunch time, suasana sudah mulai agak cair di antara aku dan dia, kadang aku tersenyum tersipu ketika dia mulai menggodaku, menanyakan hal2 pribadi, seperti pacar, dll *Ya Allah…ujian berat bagiku, mbok yaa…dia paham perasaanku…hikz* dan kadang mataku berkaca2 sambil menahan tangisku sekuat tenaga ketika sekali2 pembicaraan kami menyerempet ke masa lalu.
“Sudahlah, yang mesti kamu ingat, hidup itu mesti berjalan, jangan tengok ke belakang, sekarang yang harus kamu fikirkan, bagaimana Kamu dan Baby bisa terus maju.” Katanya kepadaku.
“Ya iya, kamu gampang ngomongnya Mas, sekarang kerjaan kamu mapan, hidup kamu mungkin sudah di atas angin, sedangkan aku? Bagaimana dengan perasaanku…setahun terakhir ini hidupku luluh lantak, kamu menceraikan aku ketika aku belum siap apa-apa…bahkan pekerjaan aku belum punya.” Aku berkata keras kepadanya, hatiku hancur, suaraku gemeter, dan kepalaku nyut-nyutan, barisan makanan yang menggugah selera yang sangat jarang aku makan, sama sekali tidak membangkitkan nafsuku, aku hanya menggigit satu cheesy bites, sekaligus aku masukkan dalam mulut untuk menutupi rasa emosiku.
Sama sekali tidak ada rasa gengsiku dalam mengeluarkan segala perasaanku kepada dia, Mbuh,…aku rak mikir.

Setelah acara makan selesai, dia menanyakan lagi mau kemana…Aku tanya dia, mau pulang kapan…Dia bilang kalau dia belum beli tiket pesawat untuk pulang, rencananya sih sore. Dia ke Semarang karena ada tugas di kantor cabang Semarang, jadi ingin sekalian bertemu dengan Baby, yah mungkin juga karena Minggu 8 Juli besok Baby ulang tahun, jadi dia ingin memberikan sesuatu untuk Baby.
Kami pun melanjutkan jalan-jalan ke Ciputra Mall, dia hendak membelikan Baby kebutuhan untuk sekolah, kulihat dia selalu menggandeng Baby…menggendong Baby, menciuminya terus sepanjang jalan, aku melihat kejadian itu dari belakang, samping mereka, Ya Allah, apa yang ada di benak hati puteriku ya….sudah setahun dia kehilangan kasih sayang seorang Papi, dan sekarang dia dapatkan, walau hanya beberapa jam, ah…seperti mimpi saja….
Di setiap toko, mantanku selalu mesra dengan Baby, sampai penjaga toko mungkin juga agak keheranan, melihat adegan seorang Ayah yang menciumi dan memeluk anaknya terus-terusan.
Bagaimana dengan perasaanku, Ah…andai saja kami masih bersatu, anakku pasti akan merasa bahagia sekali….tetapi semuanya tidak mungkin bisa berbalik, tidak mungkin…
Sampai kemudian di salah satu toko, ketika mantanku membayar belanjaan Baby, aku tak sengaja melihat sebuah foto di dalam dompetnya, dompet yang aku belikan dulu…dompet yang dulunya berisikan fotoku dan Baby…padahal aku yakin mantanku sekuat tenaga menutupi foto tersebut dengan tangannya, tapi tetap saja tertangkap oleh mataku…foto seorang wanita muda, dan sekilas kulihat dia sangat cantik walau tak begitu jelas mukanya.
Aku pun membuang muka, kurasakan hatiku perih, kepalaku pun bertambah pusing, aku memang sudah tidak berhak apa2 atas mantanku…tapi entah kenapa tubuhku merasa lunglai…rasanya ingin menghilang saja…kalau bumi ini bisa menelanku, maka telanlah aku…kalau aku punya ajian menghilang, aku ingin menghilang dulu, ah hati ini ternyata masih merasakan harap kepada mantanku…kutahan bulat-bulat air mataku, hanya mata yang mengerjap basah, ah perih hatiku…

Ketika kutanyakan siapa wanita yang di foto itu…*duh, beneran kan… aku nggak ada rasa gengsi, aku pasrah aja…karena memang aku belum bisa melupakan mantan aku…aku harus jujur kepada perasaanku sendiri, terserah orang mau anggap aku apa…aku tidak peduli, yang penting aku harus jujur, itu prinsipku*
“Kamu ini, lihat-lihatnya….” Mantanku hanya mengucapkan itu sambil tersipu-sipu…*hikz*
“Kapan nikahnya?” Ada getir dalam nada suaraku, ah…aku ga peduli, terserah dia tahu perasaanku, aku sudah tidak peduli…
“Belum tentu nikah kan….” Katanya sambil menciumi pipi Baby yang ada di gendongannya.
“Pokoknya aku nggak mau diundang, dan aku nggak mau dengar kamu nikahan…ingat-ingat yah…”
Dia hanya menatapku, sambil mengeluarkan senyum khasnya, senyum khasnya itu yang sering menggodaku di kala aku ngambeg dulu…*hikzzz*

Ketika kami berada di dalam mobil temannya yang dia pinjam, dalam perjalanan pulang….

Ya Allah, entah aku ini tak tahu malu…nggak ada rasa gengsi sama sekali, tiba-tiba saja terlontar pertanyaan dari mulutku setelah menyebut Bismillah dalam hatiku,”Tidak terfikirkan untuk rujuk?” *Gila….aku gila Ya Allah!!! Tapi aku sudah nggak kuat…*
Dia menatapku heran…menggeleng perlahan….lalu menatap ke depan lagi.
“Demi Baby….kasihan Baby…” Suaraku gemetar hebat, kutahan keras air mataku…memang hanya itu yang kurasakan, demi Baby…hati Ibu mana yang tidak ingin melihat anaknya bahagia, dan kebahagiaan Baby yang paling bahagia, kufikir hanya bisa didapatkan dari Ayah kandungnya.
“Sepertinya nggak bisa…” Katanya pendek.
Aku pun sudah menebak jawabannya akan seperti itu…dia pun mengemukakan alasan-alasannya…
Ah Ya Allah, perceraian ini terjadi karena keegoisan kami…dan sekarang ketika aku menawarkan kembali kepadanya…dengan menumbangkan rasa egoisku, berserah kepada kebahagiaan anakku, dan dia menolaknya….Ah Ya Allah, sungguh indah ujianMu kepadaku ini.
Sebelum pulang, dia mampir ke AdamAir Imam Bonjol untuk membeli tiket, menanyakan kepada ku apakah mau ikut turun, tapi aku memilih untuk tinggal di dalam mobil saja. Baby sedang tertidur di pangkuanku, wangi rambutnya sedikit bisa menenangkan perasaan yang sedang berkecamuk di dalam hatiku…
Sewaktu dia keluar mobil untuk membeli tiket, tak kuasa tangisku pun tumpah…aku menangis tanpa suara, dengan memeluk agak erat tubuh anakku yang tertidur, kubisikkan pinta maaf karena belum bisa memberikan kebahagiaan untuknya…Oh Ya Allah, berikanlah keiklasan dalam hatiku, aku hanya butuh itu…IKHLAS…
Sesampai di rumah, kami pun berbincang-bincang sebentar, Baby yang terbangun juga menempel terus ke Papinya, membongkar2 belanjaannya dia yang berupa alat-alat melukis, kami berdiskusi lagi mengenai biaya tanggung jawab dia ke Baby.
Tidak sampai setengah jam di rumah, dia pun berpamitan pulang, pesawatnya akan bertolak besok pagi, dan dia berencana menginap di kantor cabangnya di Jalan Pemuda untuk malam ini.
Sewaktu aku melepasnya pulang, dan ketika dia masuk ke dalam mobil, hati ini selalu berkata, dia bukan lagi milikmu Tia…ikhlaskanlah….ikhlaskanlah….
Sampai saat itu, aku baru bisa merasakan ikhlas, karena toh dia juga akhirnya pergi meninggalkanku, tapi entah sampai kapan desir ikhlas itu mampu bertahan, karena sepeninggal dia, di dalam kamar, ditemani Mamah, aku kembali menangis…..


Semarang, 5 Juli 2007

*Maaf ceritanya panjang banget, ini bukan cerpen buatan saya, kali ini benar-benar kisah nyata yang terjadi…ah…sampai sekarang hati saya masih masygul…ketika menuliskan ini pun, berkali-kali saya menyeka mata saya yang basah, terserah kalau ada orang yang beranggapan saya ini cengeng..ah, saya butuh menangis kok…karena ini sungguh berat bagi saya, dan apabila Mas tak sengaja membaca blogku, maafkan aku ya Mas, aku menuliskan semua kejadian hari ini di sini…Karena aku belum mampu tegar untuk menyimpannya sendiri, Mas…tadi aku belum sempat bilang kepadamu…”semoga Mas bahagia ya”*

*Inspirator terbesar dalam setiap karyaku*

Background Song :The Reason -OST KoreanDrama "Endless Love"


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 5:54 AM ¤ Permalink ¤ 41 comments
Thursday, July 05, 2007
It's Over
Selesai...
Yah, semuanya sudah selesai....

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 9:58 AM ¤ Permalink ¤ 19 comments
Wednesday, July 04, 2007
Bagaimana Menyikapimu
Bagaimana lagi harus menghadapimu
Ah betapa susahnya menghadapi cinta
Memupuk cinta denganmu butuh kesabaran besar
Ingin rasanya aku bertanya kepadamu
Tapi tetap saja tertahan di bibirku
Apakah aku yang meminta terlalu banyak kepadamu
Hanya perhatian dan pengertian
Apakah susahnya untukmu
Hatiku kembali bimbang
Ketika teringat perkataan seorang teman
Lebih enak hidup dengan orang yang sangat menyayangi kita
Daripada hidup dengan orang yang sangat kita sayangi
Andai kau tahu perasaanku…dan kau harus tahu
Aku sangat berharap pada hubungan ini
Walau baru berjalan dengan hitungan jari
Tetapi semua detik kebersamaan kita sangat besar artinya
Entahlah, apa bisa aku mengharap kebahagiaan denganmu
Yang terlalu sibuk dengan urusanmu sendiri
Tak mau mendengarkanku
Tak peka pada perasaanku
Tetapi yang jelas,
Aku masih mencintaimu…
Saat pertama memilihmu sebagai kekasihku
Dan sampai detik kau tak sadar telah menyakitiku
Namun hatiku pun tak dapat berdusta
Entah sampai kapan perasaan ini akan bertahan
Entahlah kalau sikapmu masih saja begitu
Lihat aku…pahami perasaanku
Perasaan yang bergejolak ini namun tak jua mampu kau redam

Semarang, June 2007

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 8:09 AM ¤ Permalink ¤ 14 comments
Foto Liburan
Bisa di klik untuk memperbesar foto...

My little girl, dibelakangnya ada Fadhil dan Opal *sepupuku lho :P*,
jadi mrk omnya Baby

Shopping @ Tajur

Mejeng di depan rumah Om di Bekasi, Mamahku yang di tengah berdiri


Baby jadi ketua gank nya Kia-Ola *anak sepupuku*

Dinner @ Mall


Wah, itu sepupu tersayangku si Nonik, yang lagi nggendong Ola

Ehem, the next hottest couple,..Sepupuku Sindy ama Rizal, her boyfriend *Mamah nih yg ngambil diem2, tapi tetep aja ketahuan, hahaha*


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 7:50 AM ¤ Permalink ¤ 8 comments
Tuesday, July 03, 2007
Miss U So Much

Hmm, nanti Baby pulang...duh senangnya...dah kebayang wangi tubuh, ciuman hangat, pelukan manja, dan ketawa lucunya....
Waktu menghabiskan hari minggu di rumah Kiki *adek sepupuku*, kami berdua sempat menonton acara tunda Indonesian Idol di RCTI, kebetulan ada adegan waktu Sarah *salah satu finalis yg juga single parent* diijinkan pulang ke rumah untuk sekedar menengok anak cowoknya, dan pada waktu anak cowoknya memeluk Sarah karena kangen banget ama Ibunya, terjadilah adegan yang menurut saya mengharukan banget, langsung deh saat itu saya pun ikut menangis terisak2, sampai Kiki pun heran ngeliat saya, saya bilang aja ama dia,"Hiks...aku kangen ama Baby, huhuhuhu..." *cengeng banget dah saya* trus Kiki bilang, "Udah Mbak, dia kan lagi senang di sana, nanti malah ikutan merasa susah..." Tapi tetap saja air mata mengalir deras, dan itu spontan banget....

Barisan kata khusus buat Baby :
Wah, Mami kangen banget ama Baby....kemarin sore, Mami pas ke Gramedia lihat banyak buku cerita bergambar Teletubbies dan Noddy...Mami belikan 5 buah buat Baby...rencananya mau Mami kasihkan buat hadiah ultah Baby yang ke 5 besok Minggu * nti Mami bungkusin yang lucu yaaa*...terus besoknya sebelum bobok siang dan bobok malam kita baca barengan buku-buku itu yaaaa.....huhuhu, Mami kangennnnn bangettttt ama kamu sayang, duh kebayang deh pas njemput Baby di stasiun entar pasti Baby langsung Mami gendong, peluk, cium2in....Miss U So Much Dear.....besok2 Mami jangan ditinggal lama2 ya.....

Tambahan nih, tadi pagi sempet chatting ama adek sepupu saya si Sindy yg kemarin ikut ke Jakarta, tapi dia udah pulang duluan karena harus kerja di Prambors Semarang :

Baby Aisha: oi
sindy maurina: hehehe...
sindy maurina: km ol dr mana ya?
Baby Aisha: warnet
Baby Aisha: hiksss aku kangen ma baby ki
sindy maurina: oh tak pikir dr hp
sindy maurina: heheheh hr ini kan pulang to?
sindy maurina: lah km g telp baby?
Baby Aisha: ga tuh
sindy maurina: hihihi...pdhal baby dsana g nanyain km sm skali..
Baby Aisha: dasarrrr
Baby Aisha: emang kamu tau
Baby Aisha: ehhehe
sindy maurina: heehhehhe...
Baby Aisha: pasti nanyain lah
sindy maurina: tau lah,,yg krmn2 kan ama aku
Baby Aisha: hiksss
sindy maurina: ngga ko...
Baby Aisha: tapi pas aku telepon dia bilang kangen ama akuuu
sindy maurina:
sindy maurina: heheheh iya...kan dsuruh...
Baby Aisha: haaaa sindy jahat
Baby Aisha: awas kauuu
sindy maurina: hihiihihi...
sindy maurina: nggalah..masa sm ibunya g kangenn..
Baby Aisha: kangen kok dia
Baby Aisha: *pede*
sindy maurina: tp mgkn dsana byk temen jd byk hiburan
Baby Aisha: iya sihhh
sindy maurina: mama mu smpe jam brapa nti?
sindy maurina: dah ngabarin?
Baby Aisha: belom nih, nonik lom sms lagi
Baby Aisha: katanya sih jam 10 mau naik kamandanu
Baby Aisha: tapi lom beli tiket
sindy maurina: ooh...
Baby Aisha: ndadak jarene
sindy maurina: itu nonik kasitau kpn?
Baby Aisha: semalam
sindy maurina: pdhal kmrn mgu ak cr tiket udh byk yg habis..
Baby Aisha: weks
Baby Aisha: kamu tuhh
sindy maurina: tp moga yg hr ini masi
Baby Aisha: malah buat aku deg2an
sindy maurina: heheheh lagian kan enak d rumah sdr an..
Baby Aisha: aku tuh minggu ampe main ke rumah kiki lho
Baby Aisha: saking sepine
sindy maurina: mo maen kek, mo tidur kek,
sindy maurina: hehehhee...iya,,malem mgu jalan2 y?
Baby Aisha: itu kan kamu....biar ga diomelin mamahmu
Baby Aisha: hahahaha
sindy maurina: hihii iyoo...
sindy maurina: enak d rmh sm mas ik
Baby Aisha: hahaha
Baby Aisha: iya malming aku pergi jalan2 ama mas i, kiki n omtris
sindy maurina: km g bobok rmhku aja kmrn.kan mas ik jg sdr,,lagian g jauh2 bgt drpd kekancan
Baby Aisha: wahhh takut aku kalau di rumahmu
Baby Aisha: sepi banget je
Baby Aisha: bedane opo terusan karo omahku?
sindy maurina: ah ngga ko,,kan malah tenang
Baby Aisha: kalau cari ketenangan di kuburan kale...
sindy maurina: hhoho..kan km bs bersioh2 rumahku skalian
Baby Aisha: asem
sindy maurina: pmbantunya kan cm dtg mgu klo ga ada org..
sindy maurina: hhehehe
sindy maurina: wah km hrs k jakarta ya kpn2....


Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 8:49 AM ¤ Permalink ¤ 12 comments
Monday, July 02, 2007
Cerita Malming

Hari Sabtu kemarin, saya mulai pagi dengan jogging di kompleks, uff udaranya sejuk banget, dari kejauhan tampak pemandangan gunung ungaran yang gagah, kebetulan yang berolahraga di kompleks hanya segelintir orang, tapi lumayanlah tetep merasa banyak temennya *menghibur diri, hehe* jadi nggak merasa sendiri2 banget. Dan yang penting saya merasa aman keluar sendirian, karena kadang satpam juga lalu lalang.

Pulang jogging, telapak kaki saya sakit banget, gara2 ikutan Ibu2 yang melepas sandalnya sambil jalan, saya kira itu bagus untuk refleksi kan, jadi ya saya coba saja, tetapi karena belum terbiasa, alhasil sakit dah…

Kelar jogging, saya langsung cabut ke warnet, untuk blogging dan cari2 artikel tentang Internet Marketing *peer dari Papah nih*

Pulang rumah bingung deh mau ngapain, sms someone ga dibalas2 dari kemarin *hikz paringono kulo sabar mawon deh…*, trus ngerasain rumah yang sepi sekali, dan tiba2 rumah menjadi kinclong banget *karena ngga ada Baby, berarti ngga ada yang berantakin rumah*, jadilah asisten saya juga banyak nganggurnya, tapi untunglah dia asisten yang rajin, jadi tetap menyibukkan diri, sampai piring2 simpanan di lemari dapur dia keluarin trus di lap2in, guci2 di lap in *hehehe, bagousss*

Sampai jam 12-an, keadaan sepi benar2 buat Bete habis, emang sih akhirnya someone membalas sms saya, kita pun sms an sebentar, tapi tak lama kemudian dia pamitan mau tidur siang *wih teganya….hehehe*, hiks, tambah sepi dah, trus saya coba sms Mas Sepupu saya, Mas I'a * anaknya Budhe saya*, yang juga ditinggal pergi ke Jakarta, ngajakin dia ke Cimal, wah untunglah gayung bersambut, dia mau diajak pergi, tapi dia maunya ke Java Mal, karena sekalian mau lihat pameran komputer.

Sewaktu mau berangkat, saya telepon dulu Adek Sepupu saya, si Kiki *yang juga ditinggal Mamanya ke Jakarta, hehehe* tapi dia sih ada Papanya di rumah. Saya ajakin sekalian aja, jadi biar rame…Papanya juga saya suruh ikut sekalian *Papa nya itu adiknya Papah saya, sedangkan Mamanya itu adiknya Mamah saya, jadi hubungan saya dengan adik sepupu saya itu sama aja ya kayak Adik kandung, karena eyang2 kami sama semua :P *, akhirnya saya jemput dulu Adek sepupu dan Papanya *Om saya* di rumah mereka yang jaraknya 30 menitan dr rumah saya. Sepanjang perjalanan, Mas Sepupu saya telepon terus, tanya kenapa saya nggak nyampai2…

Akhirnya sampai juga kami bertiga di Java Mall…ramai sekali pameran komputernya *setahun bisa 4-5 kali pameran komputer di JaMall* , celingak celinguk cari Mas sepupu, tapi gampang deh nemuin dia, karena badannya tinggi dan putih, hehehe, dia sibuk ngumpulin brosur karena itu penting untuk bisnisnya dia, Mas sepupu saya memang bisnis di bidang komputer, dialah dokter untuk komputer dan laptop di rumah kalau ada virus *yang penting kan gratisan, hehehe*, dia sebenarnya sarjana arsitektur, tapi banting stir berwirausaha di bidang komputer, wah gitu2 penghasilannya besar banget lho…salut saya pokoknya dengan dia.

Akhirnya kelar lihat2 pameran, kita berempat istirahat dulu di HK Dessert lantai 3, acara selanjutnya adalah ngobrol, dan tentu saja sambil makan n minum, di HK Dessert cuman ada makanan kecil dan berbagai macam es, tapi sofanya emang enak banget buat duduk. Kami sebagai “orang2 yang kesepian karena ditinggal liburan ke Jakarta” pun bertukar cerita, adek sepupu saya cerita tentang agenda mereka yang berlibur ke Jakarta *karena dia smsan terus dengan adeknya yg ikut liburan*, wah asyik je, setiap hari mereka pergi jalan2, dari ke Mall sampai jalan2 ke Mekarsari Bogor, trus kemarin juga ke Cibubur, alhamdulillah deh, kebayang di benak saya, Baby dan Mamah pasti senang banget.

Sekitar jam 7 Malam, kami pun pulang, Mas Sepupu saya melanjutkan perjalanan malam minggunya di Kota Lama, karena ada orderan komputer *wah enak ya dia, malam2 aja bisa dapet uang :P*, sedangkan saya pun mengantarkan dulu Adek Sepupu dan Om saya ke rumahnya, sepanjang perjalanan, saya dipaksa terus untuk tidur di rumah mereka, tapi karena saya ada beban ninggalin asisten sendirian di rumah, jadi dengan halus saya pun menolaknya. Bilang saja kalau hari Minggunya akan main lagi ke rumah mereka *Om sampai janji mau masakin telur dadar yang spesial untuk saya, hehehe*

Sekitar jam 9.30 malam, akhirnya saya pun pamit pulang, badan juga udah letih banget dan pegal2 akibat jogging paginya. Sampai rumah, bersih2, langsung deh tidur….

And thanks ya buat Papah saya, yang karena tahu anaknya kesepian di rumah, jadi sering telepon, sampai2 seperti jadwal minum obat, saking seringnya :P



ama adekkuw nih....


Mas I'a dan Omkuw...



Kletik'an :P

Lanjutan bisikan si angin...
 
posted by angin-berbisik at 8:02 AM ¤ Permalink ¤ 12 comments